Suara.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kini memiliki sosok Wakil Menteri. Komjen Pol. (Purn) Purwadi Arianto dipercaya Presiden Prabowo Subianto mendampingi Menteri PANRB Rini Widyantini untuk untuk mengawal keberlanjutan reformasi birokrasi. Presiden Prabowo Subianto melantik Purwadi Arianto pada Senin (21/10/2024) pukul 15.00 WIB, di Istana Negara, Jakarta.
Purwadi Arianto adalah perwira tinggi Polri yang sebelumnya menjabat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri sejak Maret tahun 2023. Lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1988 ini, memiliki keahlian pada bidang reserse.
Purwadi berpengalaman pada penyelidikan dan penyidikan berbagai kasus pidana. Pada tahun 2007, Purwadi menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Reskrimum) Polda Metro Jaya. Satu tahun kemudian, Bareskrim memercayakan Purwadi sebagai penyidik. Purwadi sempat dipercaya berperan pada Direskrimum Polda Maluku Utara, Polda Kalimantan Barat, dan Polda Jawa Tengah. Jabatan Direskrimum pada tiga Polda itu dijabatnya pasa kurun waktu 2010 hingga 2013.
Kariernya meroket pada tahun 2015, ia dipercaya sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Umum (Wadirkrimum) Bareskrim Polri. Sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kalemdiklat Polri, Purwadi diangkat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Sestama Lemhannas).
Kini, Prabowo memercayakan jenderal bintang tiga itu sebagai Wakil Menteri PANRB. Bersama Menteri PANRB Rini Widyantini, Purwadi bertugas mengurai kompleksitas birokrasi untuk pelayanan publik.
Reformasi birokrasi tidak hanya berkutat pada pelayanan yang disediakan pemerintah daerah. Pelayanan kepolisian seperti penanganan penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana, pelayanan SIM, STNK dan BPKK, dan termasuk Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) juga menjadi bagian dari reformasi birokrasi. Sebab muara dari perbaikan kebijakan birokrasi adalah pelayanan publik. Terlebih, layanan kepolisian adalah salah satu layanan dasar bagi masyarakat.
Berita Terkait
-
Resmi Dilantik Sebagai Menteri PANRB, Rini Widyantini Siap Emban Misi Reformasi Birokrasi
-
Mengenal Menpan RB yang Baru, Rini Widyantini, dari Birokrat hingga Memimpin Reformasi Birokrasi
-
Kisi-Kisi Resmi SKD CPNS 2024: KemenPANRB Rilis Materi Ujian!
-
Prabowo Mau Buat Kementerian Baru? Begini Kata Keponakannya
-
Passing Grade CPNS 2024 Resmi KemenPANRB, Cek Ketentuan Terbaru!
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina