Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan puluhan siswa SD belajar di sebuah ruang kelas yang nampak tak layak ditempati viral di media sosial. Diketahui, video viral tersebut diambil di SDN 6 Talang Padang Empat Lawang.
Video viral itu menunjukan salah satu ruang kelas tak layak di SDN 6 Talang Padang Empat Lawang. Bagian langit-langit kelas itu tampak ambrol, sementara bagian lantai kelas tersebut sebagian masih dalam bentuk tanah.
Video viral tersebut diunggah akun Instagram @undercover.id memperlihatkan kondisi sekolah yang memprihatinkan seperti dinding sekolah yang telah mengelupas dan setengah nya terbuat dari papan kayu, lantai keramik yang sebagian juga sudah terlepas, serta atapnya yang sebagian sudah copot.
Meski begitu, kondisi ruang kelas tak layak itu berbanding terbalik dengan antusiasme siswa dalam menimba ilmu di sekolah tersebut.
"ya allah nak walaupun keadaan sekolah kalian begini, semangat kalian luar biasa, tapi sy tidak bisa menahan air mata melihat keadaan kelas kalian yang menurut sy sangatlah tidak layak," tulis keterangan dalam video tersebut.
Terlihat pula para murid yang tengah bergotong royong membersihkan ruang kelas yang lantainya dari tanah sehingga harus disirami air agar debunya tidak semakin berterbangan.
Melihat unggahan tersebut, warganet pun membanjirnya dengan beragam komentar cibiran kepada berbagai pihak pemerintah terkait termasuk pada mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.
"Dinas pendidikan daerah tersebut mesti di cek KPK," cuit @he***16. "Apa kabar dinas pendidkan setempat ?," kata akun @sa**mi.
"Gak penting… yg penting itu IKN (Emoji patung 2x)," timpal @te***94. "Sisa sisa menteri pendidikan tukang ojek," imbuh @si***ey.
Baca Juga: Apa Itu Send The Song yang Viral di TikTok? Ini Cara Kirim Pesan Lagu yang Bikin Doi Baper!
"Apa2 yg disalahin presiden, justru yg bermasalah itu bawah2 sana... Entah kades, camat, bupati, walikota, gubernur, dan jajaran sekitarnya. Dana dri atas pasti cair meskipun rentang waktu udh ditentukan pasti ada. Masalah dri dulu dri jaman VOC Ya gitu, dri atas ada bukti, tpi pas ke bawah diambil trs sbg "biaya admin".. akhirnya ludes entah kemana, jdi tanyakan pemimpin sekitarnya.. barulah ke atasnya. Itu sistemnya," ungkap @ng***w.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Apa Itu Send The Song yang Viral di TikTok? Ini Cara Kirim Pesan Lagu yang Bikin Doi Baper!
-
Kini Hidup Mapan, Tiko Anak Ibu Eny Jujur Pakai Uang Donasi untuk Biayai Keperluan Ini
-
Viral Ibu Tolak Belikan Anak Oreo: Ajari Boikot Produk Pro Israel Sejak Dini, Sejalan dengan Fatwa MUI
-
Prabowo Saja yang Terpajang, Siswa Copot Foto Gibran di Sekolah, Netizen: Sampai Segitunya
-
Trend Pengamen Online Ngamen di Trotoar Malioboro Buat Publik Geram
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah