"Saya masih dicekal oleh pemerintah Arab Saudi dengan alasan keamanan atas permintaan pemerintah Indonesia," kata Rizieq dalam sebuah video yang dibuat di Arab Saudi.
Akibatnya, pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md, telah membantah tudingan Rizieq, Namun, Rizieq menegaskan bahwa pemerintah berbohong.
2020 : Revolusi Akhlak, Solusi untuk Indonesia yang Bermartabat
Reuni Akbar terjadi lagi ditahun 2020 dan dinamai dengan Revolusi Akhlak, Solusi untuk Indonesia yang Bermartabat. Berbeda dari sebelumnya, reuni ini digelar secara virtual dengan tema "Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh".
Jika 2019 Rizieq dicekal untuk tidak pulang ke Indonesia, reuni kali ini Rizieq diberikan kesempatan untuk pulang ke tanah air pada tanggal 10 November 2020.
Pimpinan FPI itu menyampaikan permohonan maafnya dalam reuni sebelumnya soal kerumunan yang terjadi dalam penyambutan pulang mengingat pada tahun 2020 sedang terjadi wabah Covid-19.
"Saya juga minta maaf kepada semua masyarakat kalau dalam kerumunan di bandara, di Petamburan, di Tebet, Megamendung terjadi suatu penumpukan yang memang di luar kendali," kata Rizieq.
2021 : Covid Melanda, Tidak ada Reuni
Pada tahun 2021, reuni 212 terjadi saat wabah Covid-19 melanda Indonesia. Saat itu, diketahui bahwa Rizieq Syihab tengah mendekam di Rutan Mabes Polri yang membuatnya hanya bisa mengirim pesan lewat suara.
Saat itu, Rizieq terlibat dalam dua kasus. Pertama, penyiaran berita bohong yang menimbulkan kontroversi tentang tes swab di Rumah Sakit Ummi Bogor. Kedua, pelanggaran karantina kesehatan di Petamburan, Jakarta Pusat.
2022 : Munajat Akbar dan Indonesia Bershalawat untuk Keselamatan NKRI
Dalam Munajat Akbar dan Indonesia Bershalawat untuk Keselamatan NKRI, yang diadakan di Masjid At-Tin di Jakarta Timur pada tahun 2022, Rizieq Shihab kembali hadir dalam Reuni 212.
Selain itu, Pimpinan FPI ini berbicara tentang keraguannya untuk hadir karena status hukumnya masih dalam masa kerahasiaan bersyarat yang dimulai pada 20 Juli 2022 dan baru akan berakhir pada 10 Juni 2024.
2023 : Munajat Bertajuk Untuk Kemenangan Palestina dan Keselamatan NKRI
Pada 2023, reuni diadakan kembali semenjak wabah Covid-19 melanda di tahun 2019 dan telah mendapat izin untuk digelar di Monas.
Tag
Berita Terkait
-
Meski FPI Dukung RK-Suswono, Rizieq Shihab Tak Nyoblos di Pilkada, Kenapa?
-
Beda Sikap Rizieq Shihab Soal Kasus Ahok vs Suswono Jadi Omongan, Bak Langit dan Bumi
-
Sidang Putusan Gugatan Rp5,246 Triliun Ditunda Lagi, Hakim Malah Minta Kubu Rizieq Bersurat ke Jokowi di Solo, Kenapa?
-
Rizieq Gugat Jokowi, Dasco: Kita Harap Ada Mediasi
-
PN Jakpus Tunda Sidang Gugatan Rizieq Shihab Rp5,246 Triliun ke Jokowi, Istana Bilang Begini
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena