Suara.com - Kelompok perjuangan Palestina, Hamas, mendesak agar para warga Palestina yang ditahan di penjara Israel dan mengalami penyiksaan serta perlakuan buruk segera dibebaskan.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu, Hamas juga mengungkapkan rasa duka cita atas meninggalnya Mohammed Walid Hussein al-Arif akibat penyiksaan yang parah selama proses investigasi di penjara Israel.
Hamas menegaskan bahwa rezim pendudukan Zionis akan menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan serta genosida yang dilakukan terhadap masyarakat Palestina.
Mengacu pada upaya para menteri Zionis, dipimpin oleh Itamar Ben-Gvir, untuk melegalkan eksekusi terhadap tahanan Palestina, Hamas menuntut agar narapidana yang mengalami penyiksaan berat dan perlakuan tidak manusiawi di penjara Israel segera diselamatkan.
Sebelumnya, Komisi Urusan Tahanan Palestina yang berpusat di Ramallah mengumumkan bahwa Hussein al-Arif, seorang penghuni kamp Nur Shams di Tulkarem, telah meninggal dunia.
Sejak dimulainya serangan genosida Israel terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023, hampir 40 tahanan Palestina dilaporkan tewas di penjara Israel.
Dalam periode tersebut, rezim Israel telah menahan lebih dari 12.000 warga Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat dengan berbagai alasan, seringkali tanpa dakwaan atau persidangan.
Berita Terkait
-
Donald Trump Ingin Gencatan Senjata di Gaza Sebelum Dilantik, PM Qatar: Kami Akan Berusaha
-
Serangan Israel di Gaza Selatan Tewaskan Puluhan Warga Sipil
-
4.047 Nyawa Melayang dalam Perang Israel-Hizbullah di Lebanon, Ratusan Anak Jadi Korban
-
Serangan Udara Israel Tewaskan 3 Anggota Hamas di Tepi Barat, Rumah Sakit Digeruduk Tentara
-
Prancis dan Arab Saudi Siap Bentuk Negara Palestina
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan