Suara.com - Jatuhnya rezim Baath Suriah pada hari Minggu serta berakhirnya kekuasaan keluarga Assad, membuat sejumlah warga Siria menghancurkan patung Hafez al-Assad, ayah mendiang Presiden Bashar al-Assad yang telah digulingkan, di berbagai kota di seluruh negara.
Saat kota-kota terbesar mulai lepas dari kontrol rezim, banyak warga beramai-ramai turun ke jalan untuk merobohkan patung-patung mendiang Assad dan merusak foto-foto putranya, Bashar.
Dari Ibu Kota Damaskus hingga kota asal keluarga Assad di pesisir Latakia, berbagai simbol rezim berhasil dirobohkan.
Di Damaskus, orang-orang juga menyerbu istana Bashar al-Assad.
Keberadaan Bashar masih belum diketahui, sementara perayaan berlangsung di berbagai bagian negara tersebut.
Media internasional melaporkan beragam klaim mengenai kepergian Assad dari negara itu, dengan laporan yang belum terkonfirmasi menyebutkan kemungkinan ia telah pergi ke Rusia atau negara-negara tetangga di Timur Tengah.
Dalam beberapa hari terakhir, ribuan orang di seluruh dunia menggunakan program pelacakan penerbangan untuk memantau rute penerbangan yang berangkat dari dan menuju Damaskus dan Latakia.
Perdana Menteri Suriah Mohammed Ghazi al-Jalali menyatakan kesiapan pemerintah untuk "mengulurkan tangan" kepada para militan dan menyerahkan fungsinya kepada pemerintah transisi.
"Saya berada di rumah saya dan saya belum pergi, dan ini karena saya adalah bagian dari negara ini," katanya dalam sebuah pernyataan video.
Baca Juga: Kesaksian Jatuhnya Assad, Perdana Menteri Suriah Buka Suara
Ia juga mencatat bahwa ia akan pergi ke kantornya untuk melanjutkan pekerjaan di pagi hari, menyerukan kepada warga Suriah untuk tidak merusak properti publik.
Militan yang didukung asing, yang dipimpin oleh HTS, melancarkan serangan mendadak bercabang dua di Aleppo, Suriah, dan pedesaan di sekitar Idlib pada 27 November.
Tak lama kemudian, mereka merebut beberapa kota di Suriah, termasuk Hama, Homs, Dara'a, Suwayda, dan Damaskus.
Pimpinan HTS Abu Mohammad al-Jolani meminta para militan untuk meninggalkan lembaga-lembaga negara tanpa cedera.
Berita Terkait
-
Kedutaan Iran di Damaskus Diserbu, Rezim Assad di Suriah Benar-benar Runtuh?
-
Donald Trump Minta Joe Biden Jauhi Konflik Suriah, Rusia Kritik Pemberontak
-
Ribuan Tentara Suriah Kabur ke Irak, Damaskus Jatuh ke Tangan Oposisi!
-
Grafiti Remaja 14 Tahun, Picu Perang Saudara Suriah yang Mematikan
-
Kesaksian Jatuhnya Assad, Perdana Menteri Suriah Buka Suara
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!
-
Menaker: THR 2026 Masih Mengacu pada Regulasi Lama, Batas Pembayaran H-7 Lebaran