Suara.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) merilis surat resmi soal pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam surat itu tertulis bahwa rencana pemindahan ASN ke IKN belum dapat dilaksanakan.
Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini mengatakan bahwa salah satu alasan penundaan tersebut karena belum siapnya gedung perkantoran dan unit hunian untuk ASN di IKN.
Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai bahwa ini menjadi kabar baik bagi ASN, terutama yang sudah tidak setuju dari awal.
Rocky menyebut banyak ASN yang merasa pemindahan ke IKN ini bak menjadi mimpi buruk yang tidak ingin mereka lalui.
“Tentu ada yang bergembira karena nggak jadi pindah ke IKN yang seharusnya Januari,” ujar Rocky, dikutip dari kanal youtubenya, Senin (3/2/25).
“Itu para pegawai negeri pernah menganggap bahwa pindah ke IKN itu seperti balik ke dalam mimpi buruk yang dulu sudah mereka bayangkan,” sambungnya.
Menurut Rocky, selama ini para pegawai negeri maupun ASN yang setuju untuk dipindahkan ke IKN hanyalah formalitas untuk menyenangkan hati Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
“Banyak betul ASN yang sebetulnya menduga dengan kuat bahwa upaya untuk pemindahan mereka itu sekedar hanya untuk menyenangkan Raja Jawa,” sebutnya.
Sementara itu, kini setelah pemerintahan diambil alih oleh Presiden Prabowo, rencana pemindahan tersebut dibatalkan begitu saja.
“Dan sekarang setelah dihitung oleh pemerintahan yang baru yaitu Pak Prabowo, diputuskan bahwa tidak mungkin dipindahkan para ASN,” ujarnya.
“Jadi ini berita baik bagi ASN, dan berita buruk bagi ternak-ternaknya Mulyono, bagi buzzer-buzzer atau pengikut-pengikut Mulyono,” sambungnya.
Kontributor : Kanita
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan