Suara.com - Jejak digital Dwi Citra Weni, pemilik akun TikTok @wennymyzon menjadi sorotan publik setelah kepergok mengolok-olok pegawai honorer antre layanan BPJS Kesehatan. Buntut dari videonya itu, Dewi Citra Weni dikabarkan telah dipecat dari perusahaannya, PT Timah Tbk.
Setelah menuai sorotan karena aksi mengejek pegawai honorer, jejak gital Weni di media sosial kini dikuliti oleh netizen. Salah satunya, video lawas Weni yang asyik joget TikTok meski sedang berada di kantor.
Diketahui, Weni memang rajin membagikan aktivitasnya lewat akun TikTok pribadinya. Banyak juga video yang diunggah oleh perempuan itu ketika berada di kantornya.
"POW kalo sendiri di kantor," demikian keterangan video TikTok @wennymyzon.
Video lawas Weni yang pamer joget TikTok saat sedang ngantor lantas menjadi sorotan setelah beredar di platform X pada Rabu (5/2/2025). Weni pun lantas menjadi bahan olok-olokan netizen terkait video joget TikTok-nya itu. Bahkan, anggaran Kementerian BUMN ikut disorot oleh netizen ketika menanggapi gegara adab Weni.
"Ga heran sih, Bumn tekor terosss..!!! Bayangin, karyawan swasta model bgni, ga ada tuh pemanggilan dulu, auto pecat," tulis akun @NyaiNeneng dikutip Suara.com, Kamis.
"Titipan siapa dia ni ya? sindir akun @Su******.
Gegara tingkahnya dianggap aneh, banyak juga netizen yang mencurigai Weni mengidap masalah kejiwaan. Selain itu, ada juga yang merasa jika perempuan itu harus dites urine karena tingkahnya dianggap mencurigakan.
"Doi punya gangguan jiwa ga sih? Kok kaya ga wajar tingkah lakunya," curiga akun @ft***********.
"Jujur yakin bgt ni orang kayaknya emang ada gangguan jiwa atau ngobat, coba ditest urine," timpal akun @ni*********.
Resmi Dipecat PT Timah
Diberitakan sebelumnya, Manajemen PT Timah resmi memecat Dwi Citra Weni Alias Wenny Myzon sebagai karyawan. Sanksi pemecatan itu dilakukan setelah video Weni yang mengejek pegawai honorer antre layanan BPJS Kesehatan viral di media sosial.
"Setelah melalui proses evaluasi, dapat kami sampaikan bahwa PT Timah Tbk. telah mengeluarkan ketetapan dengan sanksi pemutusan hubungan kerja dengan yang bersangkutan. Perusahaan juga menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan ketegasan dan komitmen dalam menegakkan aturan perusahaan," ujar Komunkasi Perusahaan, Anggi Siahaan dalam keterangan tertulis, Kamis.
Selain resmi dipecat, PT Timah pun memastikan pihak perusahaan enggan dikait-kaitkan dengan aktitivas Weni termasuk soal unggahan video di medsos.
"Perusahaan juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak terus berspekulasi terkait peristiwa ini, dan menegaskan bahwa aktifitas media sosial yang bersangkutan tidak memiliki hubungan dengan perusahaan," ujar Manajemen PT Timah.
Berita Terkait
-
Viral Dicegat di Tol hingga Dituduh Bawa Sabu, Aksi Arogan Polisi Ini Bikin Anak Sopir Truk Nangis Ketakutan
-
Dasco Bak Jubir Prabowo soal Kisruh LPG 3 Kg, Dandhy Watchdoc: Bikin Aja Kebijakan Ngawur, Nanti Presiden Pahlawannya!
-
Miris! Viral Mobil Gas LPG 3 Kg Dikejar Para Emak-emak, Netizen Sindir Lagu OKE GAS: Cepat Berubah
-
Usai Kasus Mobil RI 36 Raffi Ahmad, Kini Viral Mobil RI 24 Terobos Jalur Busway: Tebak Punya Siapa?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah