Suara.com - Republik Ceko diguncang oleh kasus penculikan dan penyiksaan mengerikan terhadap seorang wanita berusia 27 tahun yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah rumah terlantar di desa Sirem, sekitar 30 mil di sebelah barat laut Praha.
Korban melarikan diri dengan rantai masih melingkari lehernya, kepalanya dicukur, dan tubuhnya tampak kurus kering akibat penyiksaan yang dialaminya selama tiga bulan.
Pelaku yang diidentifikasi sebagai Karel N., seorang sopir truk berusia 40 tahun, diduga telah menculik dan menahan korban sejak November tahun lalu.
Selama dalam sekapan, korban mengalami kekerasan seksual berulang kali, dibiarkan kelaparan, dan dipaksa makan serta minum dari mangkuk seperti anjing. Keadaan korban yang mengenaskan membuat seorang warga yang menolongnya membandingkannya dengan kondisi tahanan di kamp konsentrasi.
Korban berhasil melarikan diri pada suatu malam ketika penculiknya tidak berada di rumah. Dia berlari ke rumah seorang tetangga dan meminta bantuan dengan penuh ketakutan.
“Saya terbangun karena bel pintu berbunyi pukul tiga pagi. Ketika melihat ke luar, ada seorang wanita muda berdiri dengan kondisi menyedihkan. Dia menangis, pingsan, dan terus memohon pertolongan,” ujar warga yang menolongnya kepada media setempat.
Pihak kepolisian segera bertindak dan menangkap Karel N. dengan dakwaan perampasan kebebasan pribadi, pemerkosaan, dan pemerasan. Juru bicara kepolisian, Kamil Marek, mengonfirmasi bahwa tersangka tetap ditahan karena dianggap berisiko melarikan diri, mengingat pekerjaannya yang melibatkan perjalanan lintas negara sebagai sopir truk.
Kasus ini semakin mengejutkan publik setelah terungkap bahwa Karel N. pernah melakukan kejahatan serupa empat tahun lalu di lokasi yang sama. Saat itu, ia menjebak seorang wanita dengan janji pekerjaan, lalu menyekap dan menyiksanya secara brutal.
Dalam kejadian tersebut, korban dipaksa mengenakan topeng anjing, diikat dengan rantai, dan disetrum listrik. Karel N. sempat dipenjara selama tiga tahun atas kejahatan itu, namun dibebaskan lebih awal dengan masa percobaan pada tahun 2022 setelah mengajukan banding.
Selain Karel N., seorang kaki tangan perempuan diduga turut membantu dalam aksi kejahatan ini. Jika terbukti bersalah, pelaku utama menghadapi ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.
Kasus ini mengingatkan publik pada kejahatan mengerikan Josef Fritzl di Austria, yang menyekap dan memperkosa putrinya sendiri selama 24 tahun hingga melahirkan tujuh anak. Publik Ceko kini menuntut penegakan hukum yang lebih tegas agar kasus serupa tidak terulang kembali.
Berita Terkait
-
Pilu! Ditinggal Kabur Ibunya, Anak Disabilitas di Jatinegara Diperkosa Berkali-kali 2 Om-om usai Diculik
-
Tragis! Gadis Belia di Pulo Gadung Jaktim Diperkosa Ayah Tiri Sejak Kelas 3 SD, Begini Modusnya
-
Anggota Polres Kaimana Diduga Rudapaksa 2 Anak Bawah Umur, Polda Papua Turun Tangan
-
Gaduh di Pulau Dewata: Kriminalitas Turis Asing Meningkat, Apa Solusinya?
-
Komplotan Begal Berpistol Berkeliaran di Jatinegara, Raja Tega sampai Bikin Korbannya Cium Aspal!
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu