Suara.com - Miliarder Elon Musk menghadiri rapat kabinet pertama Presiden AS Donald Trump pada masa jabatan keduanya pada hari Rabu, di tengah kritik luas atas pemotongan anggaran pemerintahnya yang besar-besaran.
Musk, yang memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), yang bertujuan untuk memangkas biaya dengan merampingkan pemerintah federal dan memangkas pengeluaran, mengatakan kepada kabinet bahwa ia telah menerima "banyak ancaman pembunuhan" atas pekerjaan yang dilakukannya.
Pernyataannya muncul ketika Trump memintanya untuk berdiri dan menjelaskan bagaimana DOGE bekerja dan berapa banyak yang mereka potong.
"Merupakan suatu kehormatan untuk mengundang Anda. Ia adalah orang yang sangat sukses. Ia benar-benar bekerja keras. Dan ia memiliki bisnis yang harus dijalankan. Dan dalam banyak hal, mereka berkata, "Bagaimana Anda melakukan ini?" Dan, Anda tahu, ia banyak berkorban dan - mendapat banyak pujian, saya katakan, tetapi ia juga mendapat pukulan. Dan kami mengharapkan itu, dan begitulah cara kerjanya," kata Trump.
Musk, yang mengenakan topi bisbol hitamnya yang biasa bertuliskan "Make America Great Again", kemudian berdiri dan mengatakan bahwa ia menyebut dirinya sebagai "dukungan teknis yang rendah hati".
"Karena ini sebenarnya - kedengarannya gila, itu hampir merupakan deskripsi literal dari pekerjaan yang dilakukan tim DOGE untuk membantu memperbaiki sistem komputer pemerintah. Banyak dari sistem ini yang sangat tua. Sistem tersebut tidak dapat berkomunikasi. Ada banyak kesalahan dalam sistem. Perangkat lunaknya tidak berfungsi. Jadi, kami sebenarnya adalah dukungan teknis. Ironis, tetapi itu benar," katanya.
"Tujuan keseluruhan" dengan tim DOGE adalah untuk membantu mengatasi defisit yang sangat besar," orang terkaya di dunia itu mengatakan kepada anggota kabinet di Gedung Putih.
"Jika kita tidak melakukan ini, Amerika akan bangkrut," katanya, seraya menambahkan bahwa ia menerima banyak kecaman, dan menerima banyak ancaman pembunuhan.
"Kita tidak dapat mempertahankan, sebagai sebuah negara, defisit $2 triliun," CEO Tesla dan SpaceX itu menambahkan.
Baca Juga: Donald Trump Bagikan Video AI 'Gaza 2025' yang Penuh Kontroversi
Tag
Berita Terkait
-
Trump Pamer Video AI "Gaza Riviera" Mewah, Hamas Kecam Keras!
-
PM Inggris Beri Peringatan untuk Donald Trump: Kesepakatan Damai yang Gagal Bisa Picu Perang Baru di Eropa
-
Trump Batalkan Pertemuan Uni Eropa, Ketegangan AS-Eropa Meningkat Dramatis
-
Perang Dagang Memanas! Trump Umumkan Tarif Baru untuk Produk Eropa
-
Donald Trump Bagikan Video AI 'Gaza 2025' yang Penuh Kontroversi
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus
-
Vonis Banding, Kerry Adrianto Kena Tambahan Uang Pengganti Rp 10,5 Triliun
-
Namanya Terseret Kasus BGN, Dudung Bantah Punya Dapur MBG: Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah!
-
Kenaikan BBM Tuai Kritik, DPR Mengaku Tak Pernah Diajak Berdiskusi oleh Pemerintah
-
2 dari Empat Anggota BAIS TNI Dipecat dari Militer Imbas Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Helikopter Apache Jatuh, AS Menggila! Iran Dibombardir di Selat Hormuz
-
Pasokan Minyak Dunia Terguncang Parah Akibat Serangan AS ke Dekat Selat Hormuz
-
Panas! Babak Baru Perselisihan Donald Trump vs Benjamin Netanyahu
-
Jamin Proses Pelaksanaan SPMB Lancar Sampai Tahap Akhir, Gubernur Jabar Sempurnakan Pelaksanaannya
-
Terjerat Judi Online, Anak-Anak Disebut Sampai Mencuri dan Berutang Pinjol