Suara.com - Memasuki H-5 Lebaran, arus mudik yang terjadi di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon tercatat mencapai 11.800 kendaraan roda dua atau sepeda motor.
Kendaraan roda dua tersebut tercatat menggunakan transportasi penyeberangan kapal dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengemukakan, berdasarkan hasil pantauan di Pelabuhan Ciwandan, diprediksi pada esok hari kendaraan pemudik akan terus mengalami peningkatan.
"Besok diperkirakan kendaraan pemudik yang melintas akan meningkat lagi, kita berharap bisa terus melayani pemudik dengan baik," katanya seperti dilansir Antara, Kamis (27/3/2025).
Berdasarkan pantauannya di Pelabuhan Ciwandan, pelaksanaan arus mudik di Pelabuhan Ciwandan yang dikhususkan untuk kendaraan sepeda motor dan truk golongan 7 ke bawah berjalan cukup baik dan tertib.
"Dari tadi malam sampai dini hari kita sudah memantau dan pelaksanaan angkutan Lebaran Pelabuan Ciwandan terpantau sudah cukup baik, tertib dan lancar," katanya.
Selain memantau arus mudik, Menteri Duddy juga memantau sejumlah fasilitas penunjang untuk memudahkan pemudik yan terus dipersiapkan.
Sejumlah fasilitas sudah disiapkan pihak ASDP dan pengelola Pelabuhan mendapat apresiasi Duddy yang menilai semua fasilitas untuk sudah cukup baik dan ada peningkatan.
"Ada fasilitas yang disediakan untuk anak-anak kemudian tempat beristirahat pemudik. Sejauh ini cukup baik dan ada peningkatan," katanya.
Baca Juga: Pastikan Kesiapan Arus Mudik, Kapolri Tinjau Langsung Sarana dan Prasarana Rest Area KM 57
Sementara itu dari pantauan Suara.com, sejumlah pemudik sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon mengeluhkan antrean masuk kapal yang cukup lama.
Dari area buffer zone Pelabuhan Ciwandan pada Kamis (27/3/2025) sekira pukul 02.00 WIB, sejumlah pemudik sepeda motor sempat berteriak hingga membunyikan klakson lantaran kesal harus menunggu sampai 1 jam.
Seorang pemudik sepeda motor, Didi (28) mengaku kesal dengan sistem antrean untuk masuk ke dalam kapal. Sebab, barisan kendaraan di areal buffer zone yang didahulukan tak beraturan.
"Duh kita udah nunggu dari tadi, ada sejam ini. Heran kadang yang baru datang malah lebih dulu (masuk ke kapal), kita yang dari tadi malah belum," kata Didi ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Kamis (27/3/2025) dini hari.
Berbeda dengan keluhan pemudik, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin justru menilai bahwa proses antrean sepeda motor yang akan masuk ke dalam kapal relatif terhitung cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
Apalagi, saat ini pihak otoritas Pelabuhan Ciwandan membuka sebanyak 4 dermaga untuk digunakan mengangkut para pemudik sepeda motor yang akan menyebrang ke Pulau Sumatera.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya