Bagi para calon kepala sekolah yang lolos wawancara itu nantinya harus menjalani masa training terlebih dahulu.
"Kita akan training, kita akan latih di beberapa tempat yang kira-kira bisa mewakili karakteristik dari sekolah rakyat. Baru dari situ nanti dia ikut melakukan pelatihan lagi," jelas Nuh kepada wartawan di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (20/5/2025).
Nuh menambahkan, secara administrasi, kriteria calon kepala sekolah itu dipilih yang memiliki latar belakang pendidikan minimal S1.
Serta telah menjalani kursus kepala sekolah. Selain itu, untuk memberikan penguatan karakteristik untuk para siswa nantinya setiao keoala dekolah di Srkolah Rakyat itu harus memiliki tambahan kompetensi sosial. Seperti kemampuan empati sosial dan memberikan motivasi.
"Itu untuk membangkitkan semangat juangnya menjadi petarung, jangan sampai sudah miskin tapi harus menjadi petarung," kata dia.
Setiap kepala sekolah itu juga dituntut untuk memiliki wawasan yang luas. Sehingga anak-anak tidak sekadar semangat belajar, tapi tidak punya wawasan.
Nuh menyampaikan kalau seleksi wawancara kepala sekolab akan dilaksanakan besok secara virtual karrna kandidat berasal dari berbagai daerah. Dia memastikan kalau proses itu telah sesuai aturan srhingga apa pun hasilnya nanti tetap dianggap sah.
"Wawancaranya insyaallah mulai besok dan kita pakai online. Sekarang wawancara online juga sudah diakui, mulai dari kesahan, dari sisi akademiknya, sampai dengan paling efisien. Kalau enggak, bayangkan calon kepala sekolah dari daerah-daerah ke sini, cost-nya berapa? Tapi dengan model online tadi itu memungkinkan, memudahkan kita," pungkasnya.
Baca Juga: Klaim Mulai Beroperasi Juli Ini, Kemensos Sebut Target Prabowo Bangun 200 Sekolah Rakyat
Berita Terkait
-
Kementerian Dalam Negeri Siap Dukung Penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Tegas Mendagri Tito Karnavian
-
Kapan QRIS Berlaku di Indonesia? Ini Sejarah QRIS dan Keunggulannya
-
Sekolah Rakyat Harus Prioritaskan Daerah Terpencil dan 3T, Tegas Mercy Barends
-
Pendaftaran Resmi Ditutup, Kemensos Lapor ke DPR: 7 Ribu Lebih Calon Siswa Daftar Sekolah Rakyat
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional