"Saya baru lihat, terkaget-kaget. Kami tiap hari mencoba menyelesaikan persoalan ini. Kami baru mengalami apa yang disebut demokrasi," kata Zulkifli Hasan membela diri.
Alasan tersebut tidak bisa diterima Harrison Ford yang merasa pemerintah seharusnya dengan mudah bisa menangani penebangan ilegal.
"Pak, para penebang ilegal ini tidak mungkin jatuh begitu saja dari langit. Mereka datang ke sana secara bertahap dan ada banyak waktu untuk menghentikan mereka, menghentikan aktivitas ini," tutur Harrison Ford dengan nada penuh mosi.
Sayangnya Zulkifli Hasan bersikeras bahwa Indonesia yang baru mengenal sistem demokrasi, tidak seperti Amerika, membuatnya kesulitan menangani masalah di Taman Nasional Tesso Nilo.
"Tadi saya sudah jelaskan, ini bukan Amerika. Memang berbeda. Kami baru mengalami apa yang disebut dengan reformasi," jelas Zulkifli Hasan.
"Aku mengerti, kamu kalah melawan semua ini. Apakah itu yang kamu katakan padaku?" tanya Harrison Ford yang diiyakan Zulkifli Hasan.
Jawaban Zulkifli Hasan yang tidak memuaskan hanya menyisakan luka di ucapan Harrison Ford ketika undur diri.
"Oke, baiklah. Aku melihat semua kekayaan ini, tapi itu untuk orang yang di atas. Turun di bagian bawah, hanya ada ketidakadilan, ilegalitas, dan korupsi. Terima kasih atas waktunya," tutup aktor Amerika yang kini berusia 82 tahun itu.
Wawancara Zulkifli Hasan dengan Harrison Ford yang kembali jadi viral membuat warganet mengaku malu saat melihatnya.
Baca Juga: Zulhas Tegaskan PAN Dukung Prabowo Capres 2029: Kalau Cawapres Kita Bicarakan Lagi
"Zul nggak perduli yang diprotes sama HF. Dia cuma bangga bisa dalam satu frame dengan HF," komentar akun @Bfor***.
"Dan si Zulhas ini sampe sekarang masih menjabat di pemerintahan. Kayak apaan sih, kerja nggak ada yang bener masih tetep dikasih jabatan," sahut akun @MihaelKhee***,
"Harrison Ford membuang kesempatan hanya dengan wawancara dan bersabar padahal bisa langsung pukul tepat dihidungnya puluhan kali," sindir akun @consoledotl***.
"Masih bisa senyum dan tertawa? Oh ya, gambaran mereka yg menjabat ini yah. Nyawa manusia aja dianggap bahan candaan, apalagi alam," kata akun @_oi***.
Sebagai informasi, Taman Nasional Tesso Nilo belakangan ini viral atas upaya Satgas Garuda untuk menertibkan kawasan seluas 81.739 hektare tersebut.
Sekitar 40 ribu hektare Taman Nasional Tesso Nilo saat ini telah dibuka dan ditanami sawit secara ilegal.
Berita Terkait
-
Anggaran Makan Bergizi Gratis Naik jadi Rp121 Triliun Tahun Ini
-
Prabowo Panggil 12 Menteri ke Hambalang, Zulhas Sebut Bahas Koperasi
-
Zulhas Beberkan Progres Koperasi Desa Merah Putih di Hambalang, Begini Katanya
-
Indonesia Tambah 184 Ribu Ekor Sapi Impor
-
Kapan Pemerintah Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih? Zulkifli Hasan Bilang Ini
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan
-
Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi
-
SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar
-
Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu
-
5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon
-
Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan
-
Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar
-
Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!
-
Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global
-
Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot