Suara.com - Kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi di sebuah vila mewah di Gili Trawangan, NTB, telah menyeret nama perwira menengah polisi, Kompol I Made Yogi Purusa Utama.
Selain dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Nurhadi, perhatian publik juga tertuju pada sisi lain dari kasus ini.
Ada pembayaran sebesar Rp10 juta kepada seorang perempuan bernama Misri Puspita Sari untuk menemani Kompol Yogi semalam.
Misri, yang kini juga berstatus tersangka, mengaku menerima bayaran Rp10 juta dari Kompol Yogi untuk menemani di malam pesta yang berlangsung di vila tersebut.
Bayaran itu dinilai fantastis untuk satu malam, mengingat latar belakang Kompol Yogi sebagai anggota Polri yang, secara resmi, menerima gaji pokok dan tunjangan dalam struktur yang sangat jelas.
Lantas, berapa sebenarnya gaji seorang Komisaris Polisi atau Kompol seperti I Made Yogi?
Gaji dan Tunjangan Kompol
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2019 serta Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2018, gaji pokok seorang Kompol berkisar antara Rp3.000.100 hingga Rp4.930.100 per bulan.
Namun, itu belum termasuk berbagai tunjangan yang diterima, seperti tunjangan kinerja, tunjangan keluarga, lauk pauk, jabatan, hingga tunjangan khusus daerah.
Baca Juga: 8 Fakta Brigadir Nurhadi Tewas Saat Pesta di Villa Lombok, Dibunuh Ulah Cium Wanita Sewaan Atasan?
Sebagai perwira menengah, Kompol berada pada kelas jabatan 10, yang berarti ia juga berhak atas tunjangan kinerja sebesar Rp4.551.000 per bulan.
Jika ditotal kasar, maka Kompol Yogi bisa mengantongi penghasilan di atas Rp8 juta–Rp10 juta per bulan dari gaji pokok dan tukin saja, belum termasuk tunjangan lainnya.
Dengan asumsi tambahan tunjangan lain mencapai Rp2–4 juta, maka total penghasilan seorang Kompol bisa menembus Rp12–15 juta per bulan.
Angka tersebut tentunya relatif besar, namun tetap mengundang pertanyaan saat diketahui bahwa Kompol Yogi mampu memberikan uang tunai Rp10 juta untuk satu malam kepada Misri Puspita Sari.
Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi
Kejadian tragis ini terjadi pada April 2025 di sebuah vila di Teluk Nare, Gili Trawangan.
Tag
Berita Terkait
-
Misteri Kasus Diplomat Menlu Tuai Segudang Tanda Tanya, Kasus Sambo Jilid 2 Timpa Brigadir Nurhadi?
-
Siapa Melanie Putri? Wanita yang Dicium Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas, Kini Jadi Saksi Kunci
-
Malam Liar di Gili Trawangan, Pesta Riklona dan Inex Sebelum Brigadir Nurhadi Tewas Dicekik
-
Terungkap Alasan Misri Puspita Dibayar Rp10 Juta Semalam di Malam Kematian Brigadir Nurhadi
-
Brigadir Nurhadi Tewas Dicekik, Siapa Eksekutor di Antara 2 Atasan dan Wanita Misterius?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi