Suara.com - Persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 16 Juli 2025.
Fokus sidang kali ini adalah pemeriksaan terhadap terdakwa Adriana Angelina Brigita, istri dari Zulkarnaen Apriliantony alias Tony, yang disebut sebagai koordinator dalam skandal korupsi tersebut.
Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membuka dengan memastikan hubungan Adriana dan Tony.
“Betul (suami-istri). Sudah menikah selama 12 tahun,” ujar Adriana di hadapan majelis hakim.
Selama pernikahan itu, Adriana mengungkap bahwa suaminya menjalani berbagai lini bisnis, mulai dari konsultan branding hingga periklanan.
Ia juga menyebut Tony memiliki keahlian khusus di bidang teknologi informasi.
“Setelah nikah saya membangun kembali. Lalu juga suaminya karena di bidangnya dan latar belakangnya di bidang IT, di situ ada beberapa produk dari perusahaannya,” jelas Adriana.
Menurut Adriana, ketika mendapatkan proyek bernilai besar, Tony bisa meraih cuan hingga miliaran rupiah—terutama jika menggunakan bendera perusahaan.
“Kalau kita perorangan, maksudnya kita cuma friend by friend, itu kita bisa dapat Rp 50 (juta) sampai Rp 100 (juta). Tapi kalau misalnya itu perusahaan, itu kita bisa sampai miliaran,” ungkapnya.
Baca Juga: Terungkap Gaya Hidup Anak Terdakwa Korupsi, Mobil Mewah hingga Rekening Ratusan Juta
Adriana bahkan mengaku menerima uang belanja bulanan antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta dari suaminya, tanpa pernah menentukan jumlahnya secara khusus.
“Apapun, suami selalu memberikan nominal yang sama, tidak pernah. Karena memang selalu memberikannya relatif nilainya,” katanya.
Namun, sorotan utama sidang hari itu justru muncul dari pengakuan Adriana mengenai keberadaan uang tunai Rp 52 miliar yang disimpan Tony di rumah mereka di kawasan Kiara Kencana.
Rumah tersebut dibeli pada tahun 2021 dengan luas bangunan 800 meter persegi dan tanah 400 meter persegi.
Uang tersebut disimpan Tony dalam lima koper serta sejumlah wadah lain seperti kardus, tas jinjing, dan ransel di sebuah ruangan khusus yang menyerupai studio di lantai bawah rumah.
“Itu adanya di lantai paling bawah, itu menyatu dengan parkiran. Artinya, studio itu sangat berbeda dengan jalur masuk ke lingkungan rumah,” tutur Adriana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat