Dorongan publik ini sejalan dengan spekulasi liar yang menghubungkan kematian Arya dengan tugasnya di Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu, sebuah garda terdepan dalam perang melawan TPPO.
Spekulasi ini bukan tanpa dasar. Data Kepolisian RI menunjukkan lonjakan kasus TPPO hingga 50 persen tahun ini, dengan 1.503 korban hanya dalam tiga bulan pertama 2024.
Ancaman terhadap para pembela korban TPPO adalah nyata. Arina Widda Faradis, Staf Divisi Bantuan Hukum Migrant Care, membenarkan adanya teror yang kerap mereka hadapi.
Mulai dari penyadapan ponsel, telepon misterius ke kantor, hingga pengintaian oleh orang tak dikenal.
"Itu sangat berpotensi kalau kita sedang melakukan pendampingan kasus-kasus TPPO," tegas Arina.
Kondisi inilah yang membuat publik berspekulasi bahwa Arya, sebelum kematiannya, sedang menangani kasus besar yang mengusik para mafia, kemungkinan di Kamboja.
Namun, narasi ini segera ditepis oleh Kemlu. Direktur PWNI, Judha Nugraha, menyatakan bahwa keterlibatan terakhir almarhum adalah sebagai saksi kasus TPPO di Jepang yang sudah lama dan sudah selesai.
Ia pun meminta publik berhenti berspekulasi dan menunggu hasil resmi kepolisian.
Kini, bola panas ada di tangan Polda Metro Jaya. Kapolda Irjen Karyoto telah berjanji akan menuntaskan penyelidikan dalam satu pekan.
Baca Juga: Sepekan Lebih Polisi Belum Ungkap Penyebab Tewasnya Diplomat Kemlu, Kapolri Bilang Begini
Berbagai barang bukti, mulai dari sidik jari, rekaman CCTV, hingga jejak digital di perangkat elektronik korban, sedang didalami oleh tim forensik.
"Bukti-bukti yang ada perlu dipelajari oleh forensik," ujar Karyoto.
Publik pun menanti dengan napas tertahan. Apakah kematian tragis Arya Daru akan terungkap sebagai pembunuhan keji oleh sindikat yang terusik?
Ataukah ada skenario lain yang tersembunyi di balik pintu smart lock kamar kosnya?
Jawaban atas pertanyaan ini tidak hanya akan memberikan keadilan bagi Arya dan keluarganya, tetapi juga menjadi barometer keseriusan negara dalam melindungi para pejuang kemanusiaan di garis depan.
Tag
Berita Terkait
-
Sepekan Lebih Polisi Belum Ungkap Penyebab Tewasnya Diplomat Kemlu, Kapolri Bilang Begini
-
Kapolri Pastikan Tak Ada Kendala, Kenapa Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Belum Juga Diungkap?
-
Kapolri Turun Tangan, Sebut Jenazah Diplomat 'Bukti Platinum' dalam Misteri Kematian Terlilit Lakban
-
Misteri Kematian Diplomat Arya Daru Masih Buram, Kapolri Percayakan Penyelidikan secara Ilmiah
-
Teka-teki Kematian Arya Daru Pangayunan, Kompolnas Ungkap Fakta Soal Lakban yang Melilit Kepala
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU