Investasi ini terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) yang mencapai Rp 141 Triliun di semester I 2025, dengan rincian Rp 72,5 Triliun pada Triwulan II 2025.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Dedi Taufik mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen Gubernur Dedi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui berbagai strategi penyederhanaan regulasi.
“Mulai dari penyederhanaan perizinan, penghapusan regulasi yang menghambat, hingga perlindungan bagi investor,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memberikan berbagai insentif, baik fiscal maupun non-fiskal, untuk mendorong kemudahan berusaha.
Menurut penjelasan Dedi, DPMPTSP Jabar juga turut mengoptimalkan layanan publik melalui aplikasi Jelita, Mal Pelayanan Publik (MPP) fisik dan digital, serta program percepatan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui POTS, Gebyar NIB dan mobil layanan keliling.
Potensi investasi terus digali melalui ajang seperti West Java Investment Challenge (WJIC), Cifest, dan West Java Investment Summit (WJIS), yang berfungsi sebagai ruang pemberdayaan UMKM sekaligus penyelesaian masalah investasi.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu