Suara.com - Nama Riyoso, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kabupaten Pati, kembali menjadi perbincangan hangat setelah terlibat debat panas dengan massa pendemo di depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, pada Selasa (5/8/2025).
Aksinya yang memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyita air mineral hasil donasi untuk para pendemo memicu ketegangan dan membuatnya kembali disorot publik. Para pendemo sendiri menggelar aksi sebagai respons atas kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.
Riyoso beralasan, kawasan Kantor Bupati akan digunakan untuk rangkaian acara perayaan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Pati dan HUT ke-80 Republik Indonesia. Namun, argumennya ditolak mentah-mentah oleh peserta aksi hingga videonya viral di media sosial.
Lalu, siapakah sebenarnya Riyoso dan berapa total kekayaannya?
Harta Kekayaan Tembus Rp 4,5 Miliar
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya pada 31 Desember 2024, total harta kekayaan Riyoso mencapai Rp 4.560.967.387.
Angka fantastis tersebut dilaporkan saat ia masih menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pati, posisi yang diembannya sejak 2021 hingga 2025.
Riyoso, yang menyandang gelar Sarjana Sosial (S.Sos.) dan Magister Manajemen (M.M), dilantik menjadi Plt Sekda Pati pada Rabu (2/7/2025). Selain itu, ia juga merangkap jabatan sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.
Jejak Kontroversi: Pernah Viral Akibat Video Call Tanpa Busana
Baca Juga: Viral! Bripka D Digerebek Istri Saat Ngamar Bareng Selingkuhan di Kosan, Pamitnya Ketemu Tamu Mabes
Ini bukan kali pertama nama Riyoso menjadi buah bibir. Pada April 2025 lalu, ia pernah tersandung skandal video call dengan seorang wanita tanpa busana yang rekamannya tersebar luas.
Dalam klarifikasinya, Riyoso mengakui pria dalam video itu adalah dirinya. Namun, ia mengaku diperdaya oleh wanita bernama Dewi yang tak dikenalnya.
"Saat kejadian itu saya di toilet untuk buang air besar (BAB). Kebiasaan saya kalau BAB selalu bawa HP."
"Kejadiannya orang itu ngebel (telepon) saya, reflek saya angkat ternyata video call, dia sudah telanjang."
"Saya tersentak kaget melihat adegan itu, tapi hanya sekejap langsung saya matikan,” katanya saat itu.
Riyoso berani bersumpah bahwa ia tidak pernah mengenal wanita tersebut dan mengklaim bahwa ini adalah upaya pemerasan dan fitnah untuk menjatuhkan namanya.
Berita Terkait
-
Viral! Bripka D Digerebek Istri Saat Ngamar Bareng Selingkuhan di Kosan, Pamitnya Ketemu Tamu Mabes
-
Pendemo Tolak Kenaikan PBB Semprot Plt Sekda Pati di Depan Mukanya: Kamu yang Bayar Masyarakat!
-
Berapa Tarif PBB dan Cara Menghitung Pajaknya? Bupati Pati Mau Naikkan Hingga 250 Persen
-
Kekayaan Bupati Pati Sudewo, Viral Didemo Warga Ulah Naikkan PBB 250 Persen!
-
Geger Diprotes Warga Pati, Ini Sederet Alasan Bupati Sudewo Naikkan Pajak hingga 250 Persen
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat