Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan.
Ucapan Gibran soal janji 19 juta lapangan kerja katanya dipelintir media massa.
Kabar itu beredar di media sosial (Medsos) X.
Akun X bernama "alisyarief" mengunggah informasi tersebut pada Rabu, 30 Juli 2025.
Unggahan itu dalam bentuk foto dengan narasi sebagai berikut:
“Wapres Gibran Klarifikasi Janji Soal 19 Juta Lapangan Kerja
Benar Membuka 1 Lapangan Kerja Berpenghasilan 19 Juta
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meluruskan janji soal 19 juta lapangan kerja yang ramai diberitakan. Gibran menyatakan bahwa terdapat kesalahan pemberitaan media terkait ucapannya.
‘Saya sampaikan bukan membuka 19 juta lapangan kerja, melainkan membuka 1 lapangan kerja berpenghasilan 19 juta. Ini sengaja diplintir oleh media,’ ujar Gibran dalam keterangannya, Senin (22/4).
Baca Juga: CEK FAKTA: Video Viral Australia Keluar dari WHO
Sebelumnya, Gibran dikabarkan berjanji akan menciptakan 19 juta lapangan kerja. Hal tersebut lantas menjadi sorotan publik dan menimbu-”.
Hingga Sabtu, 9 Agustus 2025, unggahan tersebut sudah disukai oleh hampir 1.000 pengguna, mendapatkan 300-an balasan, dan dibagikan ulang 384 kali.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta memasukkan kata kunci “wapres gibran klarifikasi janji soal 19 juta lapangan kerja” ke kolom pencarian Google.
Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan adanya pernyataan tentang Gibran menyebut pernyataan ‘janji 19 juta lapangan kerja’ itu dipelintir media massa.
Tanggal yang tercantum dalam klaim, yaitu “Senin (22/4)”, waktu lampau paling dekat merujuk pada tahun 2024.
Ini menjadi petunjuk atas kejanggalan dalam unggahan tersebut.
Sebab, Gibran Rakabuming Raka baru dilantik sebagai Wakil Presiden Indonesia pada Oktober 2024 lalu.
Artinya, tidak mungkin ia memberikan pernyataan resmi sebagai Wapres sebelum masa jabatannya dimulai.
Fakta ini memperkuat bahwa unggahan tersebut merupakan berita palsu.
Dari pengamatan TurnBackHoax, foto Gibran dalam unggahan akun X “alisyarief” menunjukkan sejumlah kejanggalan.
Wajah dalam potret itu terlihat terlalu halus dan simetris tanpa detail kulit alami (seperti pori-pori atau kerutan ringan) yang umum terlihat dalam foto asli. Rambut, telinga, dan jari tangan juga terlihat agak kaku dan tidak natural.
Tim pemeriksa fakta kemudian memasukkan gambar tersebut ke alat pendeteksi AI Hive Moderation.
Hasil analisa menunjukkan 99,9 persen gambar tersebut merupakan rekayasa AI.
Bisa disimpulkan, unggahan berisi klaim “Gibran sebut pernyataan ‘janji 19 juta lapangan kerja’ itu dipelintir media massa” merupakan konten palsu (fabricated content).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Jamdatun Narendra Gagal Hadir di Sidang Ekstradisi Paulus Tannos, KPK Ungkap Alasannya
-
Kecelakaan Maut di Palmerah, Pengendara Motor Hilang Kendali dan Jatuh Hingga Tewas di Tempat
-
Gus Ipul Instruksikan Jajaran Kemensos Kerja Berbasis Data dan Membumi
-
Menimbun Pangan atau Naikkan Harga Saat Ramadan? Bisa Dipenjara 5 Tahun Lebih!
-
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini