Suara.com - Video ucapan seorang perangkat desa di Grobogan, Jawa Tengah, viral di media sosial. Hal itu dinyatakan oleh Kepala Dusun Krajan di Desa Randurejo, Kecamatan Pulokulon, Lopo Aris Wibowo.
Dia mengatakan bahwa rekannya hanya bergaji Rp 2 juta, namun bisa membeli mobil. Video tersebut viral di media sosial dan memicu perbincangan warganet.
Pernyataan itu muncul ketika Lopo bersama tiga perangkat desa lainnya hendak berangkat menghadiri upacara 17 Agustus 2025 di Kecamatan Pulokulon.
Dalam video, ia menyebut rekannya bernama Dedi, sesama perangkat desa, punya mobil meski hanya bergaji Rp 2 juta per bulan.
Namun Lopo segera memberikan klarifikasi. Ia menegaskan tidak bermaksud pamer atau merendahkan masyarakat. Menurutnya, rekannya itu memang berstatus perangkat desa, tetapi memiliki usaha perkebunan tebu yang menambah penghasilan.
“Dia punya usaha perkebunan tebu. Jadi bukan hanya perangkat desa saja,” kata Lopo dalam video tersebut.
Berapa Gaji Perangkat Desa Sebenarnya?
Besaran gaji perangkat desa diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019. Dalam aturan itu, kepala desa minimal mendapat 120 persen dari gaji pokok PNS golongan II/a atau Rp2.426.640 per bulan.
Sementara sekretaris desa menerima setara 110 persen atau Rp2.224.420 per bulan. Adapun perangkat desa lain seperti kepala urusan, kepala seksi, maupun kepala dusun memperoleh Rp2.022.200 per bulan.
Pendanaan gaji perangkat desa bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD). Jika ADD tidak mencukupi, maka bisa diambil dari pos lain di APBDesa.
Berikut 5 fakta viral perangkat desa pamer mobil tersebut.
1. Viral di Medsos
Ucapan Lopo soal gaji Rp2 juta tapi punya mobil langsung ramai diperbincangkan warganet. Video itu tersebar luas di berbagai platform sosial media.
2. Bukan Pamer
Lopo menegaskan tidak ada niat memamerkan harta. Ia hanya bercanda saat menjelaskan rekannya yang memiliki mobil.
Berita Terkait
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen
-
Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian
-
Dari AI hingga Hoaks, Jateng Media Summit 2026 Bahas Tantangan Berat Media Lokal
-
Jateng Media Summit 2026 Dorong Pemda Perkuat Strategi Digital untuk Tangkal Hoaks
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ