Misalnya gaji pokok adalah Rp16 juta yang artinya dalam satu tahun atau 12 bulan mereka akan mendapatkan Rp192 juta.
Tunjangan sebesar Rp59 juta setiap bulannya jika diakumulasikan setahun artinya mereka mendapatkan Rp624 juta.
Kemudian dana aspirasi sebesar Rp450 juta sebanyak lima kali berarti jumlahnya menjadi Rp1,1 miliar.
Terakhir dana kunjungan Rp140 juta sebanyak delapan kali yakni jika dijumlah menjadi Rp2,2 miliar.
Sehingga dalam satu tahun, setiap anggota dewan bisa mendapatkan Rp4,1 miliar.
Sementara itu, jumlah anggota DPR RI pada 2024-2029 ini sebanyak 580 orang.
Jumlah ini lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya, 2019-2024 sebanyak 575 orang.
Terlepas dari dana aspirasi dan kunjungan dapil, negara harus mengelurkan Rp43,5 triliun hanya untuk gaji dan tunjangan anggota DPR RI.
Belum lagi untuk anggota DPR RI yang memiliki jabatan sebagai ketua atau petinggi, kemungkinan gajinya akan berbeda dengan anggota biasa seperti Krisdayanti.
Baca Juga: Update Kasus Korupsi Kuota Haji: KPK Kejar Anggota DPR RI
Saat masa Kris Dayanti masih ada rumah dinas, namun di periode ini dibeberkan Nafa Urbach sebagai anggota DPR RI 2024-2029, tak ada rumah dinas namun semua anggota diberi tunjangan tempat tinggal sebesar Rp50 juta per bulan.
Sementara itu, gaji pokok dan tunjangan anggota DPR RI ini iatur dalam beberapa peraturan, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000 dan Surat Edaran Setjen DPR RI.
Perlu dicatat bahwa besaran total penghasilan yang diterima oleh anggota DPR sangat bervariasi karena terdiri dari banyak komponen.
Berikut adalah rincian gaji dan tunjangan yang diterima oleh anggota DPR RI, berdasarkan berbagai sumber:
Gaji Pokok per Bulan
- Ketua DPR: Rp5.040.000
- Wakil Ketua DPR: Rp4.620.000
- Anggota DPR: Rp4.200.000
Berita Terkait
-
Update Kasus Korupsi Kuota Haji: KPK Kejar Anggota DPR RI
-
Viral gegara Joget usai Sidang, Intip Kekayaan Anggota DPR Sadarestuwati yang Tembus Rp38 M!
-
Profil Sadarestuwati: Anggota DPR yang Viral Joget 'Gemu Fa Mi Re' di Tengah Isu Kenaikan Gaji
-
Tunjangan Naik Rp 120 Juta Sebulan, Wakil Ketua DPR: Menkeu Kasihan ke Kami-kami Ini
-
Ekspresi Gibran Terdiam Saat Anggota DPR Joget di Sidang Tahunan, Netizen: Muak Banget Lihatnya
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina