Meskipun memiliki hubungan yang baik dengan Munarman, Immanuel Ebenezer ternyata pernah dilaporkan ke polisi oleh kelompok yang dekat dengan Munarman, yaitu Alumni 212.
Laporan ini diajukan pada Januari 2019 atas dugaan ujaran kebencian yang disampaikan Noel dalam sebuah acara di televisi swasta.
Salah satu anggota Presidium Alumni 212, Eka Gumilar, menyatakan bahwa ucapan Noel telah melukai perasaan para peserta aksi 212.
4. Pernyataan Kontroversial "Mau Kabur, Kabur Saja"
Kontroversi terbaru muncul saat Noel menanggapi isu tagar #KaburAjaDulu yang ramai di media sosial.
Secara mengejutkan, Wamenaker ini mempersilakan warga negara Indonesia yang ingin berkarier di luar negeri untuk tidak perlu kembali ke Tanah Air.
"Mau kabur, kabur sajalah. Kalau perlu jangan balik lagi," ujar Noel di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) pada 17 Februari 2025.
Pernyataan ini menuai kritik tajam karena dianggap tidak etis bagi seorang pejabat negara yang seharusnya mendorong warga untuk berkontribusi di dalam negeri.
5. Pembelaan Penuh Kontroversi untuk Munarman
Baca Juga: Ngaku Diperintah Surya Paloh, Sahroni Blak-blakan Protes OTT KPK: Republik Ini Gak Ada yang Bersih!
Salah satu sorotan terbesar adalah saat Immanuel Ebenezer bersedia menjadi saksi yang meringankan bagi Munarman, mantan Sekretaris FPI yang menjadi terdakwa kasus terorisme.
Pada sidang 23 Februari 2022, Noel tampil di pengadilan meskipun posisi Munarman berseberangan dengan pemerintah. Noel menegaskan bahwa ia bersaksi atas keyakinan pribadinya, bukan karena permintaan Munarman.
"Tuduhan terorisme terhadap Munarman adalah salah dan menyesatkan," ungkap Immanuel di hadapan majelis hakim.
Ia mengaku mengenal Munarman dengan baik dan yakin temannya itu tidak terlibat dalam tindakan terorisme.
Penangkapan Immanuel Ebenezer oleh KPK kini menjadi babak baru dalam rekam jejak kontroversialnya, menambah daftar panjang sorotan publik terhadap seorang pejabat negara yang kerap membuat pernyataan kontroversial dan janji-janji politik.
Berita Terkait
-
Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer, Loyalis Jokowi Kena OTT KPK karena Pemerasan
-
BREAKING NEWS: Kena OTT KPK! Wamenaker Immanuel Ebenezer Terlibat Kasus Pemerasan
-
Breaking News! Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
-
Proyek Siluman Gas PGN Dibongkar, KPK Periksa Bos Besar PT IAE Soal Deal Uang Muka Rp 240 Miliar
-
Geram dengan Hasil Tes DNA, Lisa Mariana Ancam Bakal Bongkar Rahasia Ridwan Kamil ke KPK
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan