Suara.com - Babak drama panjang yang menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencapai klimaks emosional. Setelah hasil tes DNA secara telak membantah tuduhannya, Lisa Mariana akhirnya tampil di depan publik untuk menyampaikan permohonan maaf terbuka yang ditujukan langsung kepada Atalia Praratya, atau yang akrab disapa Ibu Cinta.
Momen penuh air mata itu terjadi saat Lisa menjadi bintang tamu di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV pada Kamis (21/8).
Permintaan maaf ini ia sampaikan setelah mengetahui Ridwan Kamil membuka peluang damai jika dirinya mengakui kesalahan. Tanpa ragu, Lisa langsung mengarahkan permohonan maafnya, bukan kepada RK, melainkan kepada sang istri.
"Kalau minta maaf ke Ibu Cinta aku mau. Buat Ibu Atalia, Ibu Cinta, Lisa minta maaf dari lubuk hati yang paling dalam," ujar Lisa dengan suara bergetar.
Ia mengaku penyesalannya tulus, menyadari bahwa tuduhannya telah menciptakan kegaduhan nasional dan melukai perasaan Atalia sebagai seorang istri. Lisa mencoba membangun empati dengan menyebut status mereka yang sama.
Baca juga: Anak Pejabat Kena Tilang, Langsung Jadi Omongan Warganet
"Lisa ini udah jadi istri. Lisa rasa apa yang ibu rasa, Lisa juga bingung, (sudah) ada anak," lanjutnya, mencoba menjelaskan pergolakan batinnya.
Tak lama kemudian, pertahanan Lisa runtuh. Air mata yang sedari tadi ditahannya mulai menetes deras.
Tangisnya pun pecah di tengah-tengah kalimat, membuatnya kesulitan untuk berbicara banyak selain terus mengulang permohonan maafnya kepada Atalia Praratya.
Baca Juga: Terungkap Alasan KPK Panggil Lisa Mariana sebagai Saksi, untuk Bongkar Kasus Korupsi Ridwan Kamil?
"Mohon maaf sebesar-besarnya buat Ibu Cinta," sambung Lisa sambil menangis sesenggukan.
Permintaan maaf ini merupakan buntut dari pengumuman resmi Bareskrim Polri pada Rabu (20/8) lalu.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa sampel DNA anak Lisa yang berinisial CA, tidak memiliki kecocokan sama sekali dengan DNA Ridwan Kamil.
"Pada hari ini Pusdokkes Polri telah menyerahkan hasil tes DNA, dengan hasil saudara RK dan anaknya LM berinisial CA tidak memiliki kecocokan DNA atau non-identik," ujar Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Rizki Agung dalam konferensi pers.
Hasil tes yang diambil pada 7 Agustus tersebut secara ilmiah membuktikan bahwa Ridwan Kamil bukanlah ayah biologis dari anak yang dilahirkan Lisa Mariana. Dengan adanya hasil ini, polisi pun bersiap mengambil langkah hukum selanjutnya.
"Bahwa berdasarkan hasil tes DNA tersebut penyidik akan melakukan langkah-langkah selanjutnya untuk memberikan kepastian hukum," sambung Rizki Agung.
Meski Lisa kini telah meminta maaf, proses hukum lain masih menantinya. Ridwan Kamil, yang merasa nama baiknya dicemarkan, telah lebih dulu melaporkan Lisa ke Bareskrim Polri pada 11 April 2025. Laporan yang teregister dengan nomor LP/B/174/IV/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI itu kini menjadi dasar bagi penyidik untuk terus melanjutkan kasusnya.
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan KPK Panggil Lisa Mariana sebagai Saksi, untuk Bongkar Kasus Korupsi Ridwan Kamil?
-
Netizen Curiga Anak Ridwan Kamil Pindah Agama Gara-gara Caption Atalia Praratya
-
Babak Baru Lisa Mariana jadi Saksi Kunci KPK? 5 Fakta Panas Korupsi Bank BJB Seret Nama Ridwan Kamil
-
Usai Drama Tes DNA, KPK Panggil Lisa Mariana Jumat Besok: Keterangannya Dibutuhkan Penyidik!
-
Lolos dari Drama Tes DNA, Benarkah Ridwan Kamil Kembali Ditarget lewat Lisa Mariana di KPK?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan
-
Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu
-
Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Selalu Merusak Alam? Studi Baru Justru Menemukan Sebaliknya
-
DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi
-
Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk
-
Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra
-
Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat
-
Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian
-
Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3