Suara.com - Jagat media sosial dibuat riuh oleh sindiran telak dari politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, yang ditujukan kepada Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel, sesaat setelah Noel diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dengan satu unggahan satir, Adian Napitupulu sukses memancing gelak tawa netizen.
Melalui akun Instagram miliknya, @adian__napitupulu, pada Jumat (22/8/2025), Adian mengunggah sebuah poster digital yang ironisnya luar biasa.
Poster itu mempromosikan sebuah talk show bertema "Hukuman Mati & Efek Jera Untuk Koruptor", dengan foto Immanuel Ebenezer terpampang jelas sebagai salah satu calon pembicara.
Acara yang digagas Emerson Institute itu rencananya akan digelar secara daring pada Senin, 25 Agustus 2025.
Di dalam poster, nama Noel tercantum lengkap dengan jabatannya sebagai Wamenaker, disertai keterangan kecil "dalam konfirmasi".
Bukan poster itu saja yang menjadi sorotan, melainkan keterangan foto yang ditulis Adian. Dengan kalimat singkat namun menusuk, ia seolah menagih janji Noel untuk berbicara lantang soal pemberantasan korupsi.
“Bagaimana kelanjutan Talk Show-nya?,” tulis Adian, sebuah pertanyaan retoris yang langsung meledak di dunia maya.
Sindiran ini menjadi begitu tajam karena konteksnya. Noel baru saja terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK atas dugaan pemerasan terkait proses sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Baca Juga: Kenapa Immanuel Ebenezer Belum Dicopot Presiden dari Wamenaker? Ini Jawaban Mensesneg
Hal itu tentu amat kontradiksi antara tema talk show dengan realita yang menimpa Noel menjadi bahan tertawaan massal.
Meskipun Adian membatasi kolom komentar di unggahannya, tangkapan layar postingan tersebut dengan cepat menyebar luas di platform lain seperti X (dulu Twitter) dan Facebook, memicu ribuan reaksi dari warganet. Mayoritas dari mereka tak bisa menahan tawa melihat ironi tersebut.
"Talk show ditunda dari balik penjara," komentar seorang netizen, lengkap dengan emoji tertawa terbahak-bahak.
"Wah bisa gagal live streaming ini mah," timpal warganet lainnya, seolah membayangkan Noel menjadi pembicara dari lokasi yang tak terduga.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto telah mengonfirmasi penangkapan terhadap Immanuel Ebenezer. Noel diduga kuat terlibat dalam kasus pemerasan terhadap sejumlah perusahaan yang sedang mengurus sertifikasi K3, sebuah standar penting untuk menjamin keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja.
"Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3," kata Fitroh kepada awak media pada Kamis (21/8/2025) kemarin.
Berita Terkait
-
Kenapa Immanuel Ebenezer Belum Dicopot Presiden dari Wamenaker? Ini Jawaban Mensesneg
-
Dasco: Presiden Prabowo Tak Akan Lindungi dan Bantu Noel
-
Wamenaker Noel Kena OTT KPK, Jokowi Soal Eks Relawannya: Kita Semua Harus...
-
Hotman Paris Bingung KPK Sita Mobil Immanuel Ebenezer: OTT-nya Sekarang, Kok Aset Lama Dangkut?
-
Jomplang! LHKPN Immanuel Ebenezer Cuma Rp 3,3 M, KPK Malah Angkut Kendaraan Bernilai Puluhan Miliar
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia
-
KPK Angkat Bicara, Inilah Alasan Utama RUU Perampasan Aset Wajib Disahkan!
-
Evakuasi Mencekam 26 Warga China di Tambang Emas Nabire Pasca Serangan KKB Aibon Kogoya
-
Menbud Fadli Zon: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Kebudayaan Dunia dan Super Power Megadiversity
-
Polri Bongkar Pola TPPO Berkedok Lowongan Kerja, Korban Dipaksa Bayar untuk Pulang