Suara.com - Penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel oleh KPK cukup jadi sorotan publik.
Mengejutkannya lagi, KPK sempat memperlihatkan deretan kendaraan mewah milik Noel yang disita.
Di tengah pusaran berita mengenai dugaan kasus dan gaya hidupnya yang identik dengan kemewahan seorang pejabat negara, sebuah sisi lain yang sangat kontras justru terungkap dari kehidupan keluarga terdekatnya.
Sisi lain tersebut datang dari Roy, adik kandung Noel, yang kehidupannya jauh dari citra glamor sang kakak.
Fakta ini terkuak melalui sebuah perbincangan mendalam dengan Youtuber Stefano Sanjaya, yang sengaja menyambangi kediaman Roy.
Bukan di sebuah perumahan elite, Stefano justru menemukan Roy tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana yang berlokasi di Depok, Jawa Barat. Rumah tersebut juga dijadikan warung.
Kondisi ini sontak menimbulkan keheranan, mengingat jabatan mentereng yang dipegang oleh Noel.
Dalam video yang diunggahnya, Stefano tak bisa menyembunyikan keterkejutannya saat melihat realita kehidupan Roy.
Perbincangan pun mengalir, mengungkap detail yang tak pernah terbayangkan oleh publik sebelumnya. Stefano membuka dialog dengan menanyakan kondisi fisik Roy yang terlihat berbeda.
Baca Juga: Menko Yusril Bicara Amnesti Tersangka KPK Immanuel Ebenezer: Tak Ada Pembahasan Itu!
"Kakak kena stroke, ya? Kok cara bicaranya berbeda," tanya Stefano dengan hati-hati dikutip, Senin, 25 Agustus 2025.
Roy pun menjawab dengan tenang, menjelaskan bahwa kondisinya adalah akibat dari sebuah insiden di masa lalu.
"Saya ini korban tabrakan, dan abang saya (Immanuel) yang membantu saya. Waktu itu dia masih menjadi seorang aktivis," ungkap Roy, mengenang bantuan Noel jauh sebelum kakaknya tersebut menduduki kursi kekuasaan.
Pertanyaan Stefano semakin dalam, menyentuh hubungan antara kedua saudara tersebut setelah Noel menjadi pejabat tinggi.
"Apakah kakakmu sebagai wamen pernah datang ke kontrakan adiknya ini?" kata Stefano bertanya.
Roy mengiyakan dengan singkat, "Pernah." Namun, jawaban tersebut memicu pertanyaan lanjutan yang lebih krusial.
Berita Terkait
-
Noel Siap Jalani Sidang Kasus K3, Penampilan Peci dan Sorban Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Dugaan Pemerasan Eks Wamenaker Noel
-
Tak Hanya Noel, KPK Kini Kejar Semua 'Tangan' yang Terima Duit Korupsi Kemenaker
-
Terungkap! KPK Masih 'Berburu' Saksi Kunci, Penahanan Noel Diperpanjang
-
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Bungkam soal Kabar Jadi Justice Collaborator KPK
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
AMLI Soroti Dampak Ranperda KTR: Usaha Reklame Tertekan, Tenaga Kerja Terancam
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK