Kemudian pada 1 Juni 2010 Sri Mulyani Indrawati menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia. Pada tanggal 27 Juli 2016, Beliau dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Keuangan kembali dalam Kabinet Kerja.
Tanggal 23 Oktober 2019, Sri Mulyani Indrawati terpilih kembali untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Jabatan ini adalah jabatan Menteri Keuangan ketiga kalinya bagi Sri Mulyani pada kabinet yang berbeda.
Tanggal 21 Oktober 2024, beliau dilantik sebagai Menteri Keuangan pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Jabatan ini adalah jabatan Menteri Keuangan yang keempat kalinya bagi Sri Mulyani pada kabinet yang berbeda
Langkahnya terhenti usai tragedi penjarahan
Beberapa hari sebelum pencopotan, negara dikejutkan oleh demonstrasi besar yang menuntut sistem perpajakan yang lebih adil. Saat gelombang protes memanas, rumah Sri Mulyani di Bintaro, Tangerang Selatan, diserbu dan dijarah massa pada malam 30–31 Agustus 2025 .
Beberapa saksi menyebut peristiwa penjarahan berlangsung dalam dua gelombang: sekitar pukul 01.00 WIB dan 03.00 WIB dini hari 31 Agustus 2025 . Massa yang sebagian besar remaja terlihat beraksi bagaikan terkoordinasi—aksi dimulai setelah bunyi kembang api sebagai aba-aba.
Looting yang terjadi meraup berbagai barang dari rumah Sri Mulyani—mulai dari elektronik, perhiasan, hingga lukisan dan bahkan ring basket . Ia sendiri menyebut bahwa selain hilangnya barang, rasa aman, kepastian hukum, dan nilai kemanusiaan di negeri ini turut hilang bersama insiden itu.
Reshuffle dan Dampak Pasar
Pada tanggal 8 September 2025, Pasar Saham Indonesia (IHSG) terpantau turun. Berdasarkan data RTI Business, IHSG menukik drastis sekitar pukul 16.01 WIB saat Prabowo mengambil sumpah pejabat baru pengganti Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
Baca Juga: Gantikan Sri Mulyani! Siapa Purbaya Yudhi Sadewa, 'Orang Istana' di Kursi Menkeu?
IHSG tercatat terkoreksi 1,28% ke level 7.766,84. Padahal pada pembukaan perdagangan, IHSG dibuka menguat nyaris 1% mendekati level 8.000.
IHSG mencatat volume perdagangan sebanyak 35,61 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 19,28 triliun. Sementara untuk frekuensi saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 2.191.561 kali.
Di sisi pergerakan saham, IHSG mencatat mayoritas emiten melemah seiring kabar perombakan menteri. Tercatat sebanyak 232 saham menguat, 451 melemah, dan 121 saham stagnan.
Perubahan jabatan di kementerian strategis ini dinilai sebagai respons atas ketegangan sosial dan protes yang terus berlangsung.
Namun, pengganti Sri Mulyani pun akhirnya diumumkan: Purbaya Yudhi Sadewa, seorang ekonom, ditunjuk sebagai Menteri Keuangan yang baru dan segera dilantik di Istana Negara pada hari yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah