- Satu unit ekskavator di proyek strategis Jalan Trans Nabire-Timika, Papua Tengah, dibakar oleh OTK pada Rabu malam
- Pelaku yang diduga berjumlah tiga orang dan bersenjata parang juga melakukan kekerasan fisik
- Insiden ini berpotensi menghambat penyelesaian proyek infrastruktur vital di Papua
Suara.com - Aksi teror kembali menyasar proyek infrastruktur vital di Papua. Satu unit alat berat jenis ekskavator milik kontraktor pembangunan ruas Jalan Trans Nabire–Timika ludes dibakar oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Rabu (17/9/2025) malam. Insiden yang mengancam terhambatnya proyek strategis nasional ini kini tengah didalami intensif oleh aparat keamanan.
Kepala Kepolisian Resor Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, mengonfirmasi peristiwa tersebut saat ditemui di Timika pada hari Kamis. Pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memburu para pelaku yang diduga berjumlah tiga orang.
“Untuk motif masih kami dalami, sementara korban masih kita mintai keterangan. Diduga pelaku berjumlah tiga orang,” kata Billyandha sebagaimana dilansir Antara, Kamis (18/9/2025).
Berdasarkan kronologi yang berhasil dihimpun, insiden pembakaran terjadi sekitar pukul 23.40 WIT. Dua penjaga kamp yang sedang bertugas dikejutkan oleh api yang sudah berkobar melahap salah satu alat berat. Salah satu penjaga, Budi, memberikan kesaksian mencekam. Ia mengaku sempat melihat dua orang tak dikenal berada tepat di depan pintu kamp mereka.
Saat Budi mencoba menegur, respons yang didapat justru kekerasan. Kedua pelaku membentak dan langsung memukulnya hingga tersungkur. Tidak berhenti di situ, Budi juga ditendang di bagian punggung. Dalam kondisi terdesak, ia berteriak sekuat tenaga untuk memperingatkan rekannya yang ia panggil “pakde” agar segera melarikan diri.
Dari jendela kamp, rekannya tersebut menyaksikan pemandangan yang tak kalah mengerikan. Ia melihat seorang pelaku lain berdiri di dekat ekskavator yang terbakar sambil menenteng sebilah parang. Sadar nyawa mereka terancam, kedua penjaga tersebut akhirnya memutuskan untuk lari menyelamatkan diri dari lokasi dan segera menghubungi rekan mereka di Timika untuk meminta pertolongan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam serangan brutal tersebut. Namun, kerugian materiil tidak terhindarkan. Satu unit ekskavator dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat dilalap si jago merah, menjadi saksi bisu teror yang terjadi malam itu.
Pembangunan ruas jalan Trans Nabire–Timika sendiri merupakan salah satu proyek prioritas pemerintah yang bertujuan membuka isolasi wilayah di Papua Tengah. Jalan ini dirancang untuk menjadi urat nadi perekonomian baru, menghubungkan daerah pesisir dengan kawasan pegunungan yang selama ini sulit diakses melalui jalur darat.
Insiden pembakaran ini menimbulkan kekhawatiran serius bahwa proses pengerjaan infrastruktur krusial tersebut akan terhambat, berdampak pada percepatan pembangunan di Bumi Cenderawasih.
Baca Juga: MK Tolak Gugatan Pilgub Papua, Begini Reaksi Golkar
Berita Terkait
-
MK Tolak Gugatan Pilgub Papua, Begini Reaksi Golkar
-
Detik-detik Mencekam Evakuasi 6 Kopassus di Elelim, Diserang Massa Saat Rusuh Berdarah di Papua
-
Usai Kunjungan Gibran, Kemendagri Janji Perbaiki Program Kesehatan dan Pendidikan di Papua!
-
Dampingi Wapres Gibran ke Papua, Wamendagri Ribka Akan Segera Tindak Lanjuti Hasil Kunjungan
-
Gebrakan Gubernur Papua Tengah: Gratiskan Sekolah untuk 24.481 Siswa, Beasiswa Kuliah Disiapkan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM