-
Polda Jabar dan Kapolres Cirebon menelusuri kabar meteor jatuh dekat Tol Ciperna, Minggu malam.
-
Warga melaporkan suara dentuman keras sekitar pukul 18.30 WIB yang terdengar jelas.
-
BMKG memastikan dentuman bukan akibat gempa, sumbernya masih dalam penyelidikan.
Suara.com - Polda Jawa Barat tengah disibukkan menelusuri kabar mengejutkan mengenai dugaan jatuhnya meteor di wilayah Cirebon.
Informasi ini ramai beredar di media sosial, memicu rasa penasaran warga dan spekulasi terkait asal dentuman keras yang terdengar di kawasan sekitar Tol Ciperna pada Minggu (5/10/2025) malam.
Aparat kepolisian pun bergerak cepat untuk memastikan kebenaran kabar tersebut dan menenangkan masyarakat.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan menyebut Kapolres Cirebon kekinian masih menelusuri benar atau tidaknya informasi tersebut dengan mengecek langsung ke lokasi
"Kami masih menunggu infonya dari lapangan," jelas Hendra saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (6/10/2025).
Kabar terjadinya dentuman keras ini sebelumnya sempat diunggah akun Instagram @infojawabarat. Beberapa pihak lantas berspekulasi bahwa sumber dentuman diduga berasal dari meteor jatuh.
Sejumlah warga yang merasakan dan mendengar suara dentuman tersebut menyebut peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.
"Suara dentuman tersebut terdengar sangat jelas," ungkap salah satu warganet.
Sementara BMKG telah memastikan suara dentuman tersebut bukan berasal dari aktivitas gempa.
Baca Juga: Kisah Tukang Las Dicekik Kenaikan PBB Cirebon, Dari Rp 380 Ribu Jadi Rp 2,4 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya