- Dirgayuza diangkat menjadi Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan.
- Agung diangkat menjadi Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis.
- Pengangkatan Dirgayuza dan Agung berbarengan dengan pelantikan wakil menteri dalam negeri dan wakil menteri kesehatan.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengangkat dua asisten khusus presiden, yakni Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar Saputra.
Pengangkatan Dirgayuza dan Agung sebagai asisten khusus presiden berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 33M tahun 2025 tentang pengangkatan asisten khusus presiden.
Diketahui Dirgayuza diangkat menjadi Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan.
Sementara Agung diangkat menjadi Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis.
Pengangkatan Dirgayuza dan Agung berbarengan dengan pelantikan wakil menteri dalam negeri dan wakil menteri kesehatan.
Kepala negara melantik Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri dan Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan.
Pelantikan keduanya sebagai wakil menteri berdasarkan Keppres 32 M tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan wakil menteri Kabinet Merah Putih masa jabatan 2024-2029.
Akhmad dan Benjamin kemudian mengucapkan sumpah jabatan, dilanjutkan dengan penandatangan berita acara pelantikan.
Sebelumnya, secara bersamaan, Prabowo turut melantik Mathius D Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur Papua dan Wakil Gubernur Papua.
Baca Juga: Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Istana, Begini Sumpahnya
Tak hanya itu pada kesempatan yang sama Presiden Prabowo juga melantik 10 duta besar RI untuk nearaga sahabat.
Berita Terkait
-
Prabowo Tunjuk Keluarga Sultan Andara jadi Bos BP BUMN
-
Dipimpin Velix Wanggai, Ini Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua
-
Prabowo Lantik 10 Duta Besar RI untuk Malaysia hingga Suriah, Ini Daftar Lengkapnya!
-
Profil Dirgayuza Setiawan, Diduga Perancang Teks Pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus