- Kejagung mengonfirmasi bahwa Nadiem Makarim hingga kini masih menjalani pembantaran di rumah sakit setelah menjalani operasi wasir.
- Proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menjerat Nadiem tetap berjalan.
- Meskipun di rumah sakit, Nadiem tetap berada di bawah pengawasan dan penjagaan ketat dari tim penyidik.
Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengonfirmasi bahwa mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim hingga kini masih menjalani pembantaran di rumah sakit setelah menjalani operasi wasir atau ambeien.
Namun, Kejagung menegaskan bahwa proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menjeratnya tetap berjalan.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menyatakan bahwa penyidikan tidak terhambat oleh kondisi Nadiem.
Pihaknya terus memeriksa saksi-saksi lain dan proses perhitungan kerugian negara juga terus berlangsung.
"Tetap berjalan, kan kita tidak tergantung pada keterangan yang bersangkutan saja. Jadi kita sudah memeriksa beberapa orang saksi," ungkap Anang di Kejagung, Rabu (8/10/2025).
"Perhitungan kerugian negara juga BPKP sudah... melakukan [perhitungan] ekstra cepat."
Dijaga Ketat di Rumah Sakit
Meskipun berada di rumah sakit, Anang memastikan Nadiem tetap berada di bawah pengawasan dan penjagaan ketat dari tim penyidik.
"'Dibantar itu bukan artinya lepas, [tetap] dijaga. Ada 6 orang setidaknya, [bergantian]," jelasnya.
Baca Juga: Sidang Praperadilan Nadiem Makariem, Hotman Paris Cecar Ahli Hukum Soal Kerugian Negara
Sebagai informasi, Nadiem Makarim adalah salah satu dari lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek.
Ia diduga memerintahkan pemilihan ChromeOS untuk mendukung program tersebut dan telah ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung.
Empat tersangka lainnya dalam kasus ini adalah:
- Sri Wahyuningsih (SW), Direktur SD Kemendikbudristek.
- Mulatsyah (MUL), Direktur SMP Kemendikbudristek.
- Ibrahim Arif (IBAM), Konsultan Teknologi Kemendikbudristek.
- Jurist Tan (JT), mantan Staf Khusus Mendikbudristek.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas
-
Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan