- Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara pada Senin (20/10/2025) sore.
- Prabowo mengatakan bahwa pelaksanaan SKP hari ini bertepatan dengan satu tahun pemerintahannya.
- Prabowo mengulas kembali peristiwa yang terjadi setahun lalu di awal pemerintahannya.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara pada Senin (20/10/2025) sore. Dia menyatakan bahwa pelaksanaan SKP ini bertepatan dengan satu tahun masa pemerintahannya.
Berdasarkan pantauan Suara.com, Prabowo tiba di ruang sidang Istana Negara pukul 15.35 WIB. Merujuk agenda sidang sebelumnya, SKP biasanya digelar di ruang sidang kabinet Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Sebelumnya, para anggota Kabinet Merah Putih telah hadir lebih dulu, kompak mengenakan pakaian batik lengan panjang bernuansa cokelat.
Tampak Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang juga mengenakan batik cokelat. Adapun Prabowo mengenakan peci berwarna hitam.
Setibanya di ruang SKP, Prabowo menyalami satu per satu menteri. Gibran mengikuti langkah Prabowo di belakangnya. Terdengar sejumlah menteri tertawa saat Prabowo menyapa.
Setelah menyalami para menteri, kepala negara mempersilakan mereka untuk kembali duduk.
Prabowo lantas menuju podium untuk membuka dan menyampaikan arahan dalam SKP. Ia menyampaikan rasa syukur karena ia bersama para anggota kabinet dapat hadir dalam SKP pada Senin, 20 Oktober 2025.
Kilasan Setahun Pemerintahan dan Ide Retret Kabinet
Prabowo menegaskan bahwa pelaksanaan SKP hari ini bertepatan dengan satu tahun pemerintahannya, terhitung sejak tanggal pelantikan dirinya di MPR pada 20 Oktober 2024, hingga hari ini.
Baca Juga: 1 Tahun Prabowo-Gibran, Kemensos Klaim 77 Ribu Warga Miskin Sudah Mandiri: Tak Lagi Terima Bansos
"Tepat satu tahun saya dilantik, disumpah di MPR kita sebagai Presiden Republik Indonesia dan karena itu Saudara-saudara, tepatlah kita berkumpul untuk kita melihat apa yang sudah kita kerjakan satu tahun ini," kata Prabowo mengawali SKP.
Prabowo kemudian mengulas kembali peristiwa yang terjadi setahun lalu di awal pemerintahannya. Dimulai dari pelantikan menteri-menteri pada 21 Oktober 2024, dilanjutkan pelantikan wakil menteri keesokan harinya, hingga pelaksanaan retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
"Habis itu langsung kita berangkat ke Magelang untuk retret," ujar Prabowo.
Prabowo lantas menyampaikan bahwa ia tengah mempertimbangkan untuk kembali menggelar retret.
"Saya lagi berpikir-pikir, mungkin setelah satu tahun perlu juga retret lagi," ujar Prabowo yang disambut tawa dan tepuk tangan para menteri dan wakil menteri.
"Rupanya Saudara-saudara sudah nostalgia ingin tinggal di tenda," sambung Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan
-
Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat
-
Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis
-
Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan
-
Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis
-
'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs
-
Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara