- Muhammad Ainul Yakin, Ketua GP Ansor DKI, menjadi sorotan publik setelah video orasinya yang mengancam "gorok leher" pengkritik ulama NU viral di media sosial
- Di balik pernyataan kontroversialnya, Yakin memegang jabatan strategis sebagai Komisaris PT Transjakarta dan Tenaga Ahli Menteri Agama RI
- Yakin adalah seorang politisi Partai Golkar, aktivis PMII, dan seorang doktor ilmu Al-Qur'an yang juga dikenal sebagai penghafal Alquran
Suara.com - Nama Ketua GP Ansor DKI Jakarta, Muhammad Ainul Yakin, mendadak menjadi buah bibir setelah video orasinya saat memimpin demo di depan kantor Trans7 viral di jagat maya. Pernyataannya yang dinilai sangat provokatif memicu perdebatan luas, menyorot tajam sosok yang ternyata memegang sejumlah jabatan strategis.
Dalam video yang kembali diunggah oleh akun X @MurtadhoRoy pada 18 Oktober 2025, Yakin dengan lantang mengancam siapa saja yang dianggap mengolok-olok kiai dan ulama Nahdlatul Ulama (NU). Pernyataan keras ini sontak membuat publik penasaran dengan latar belakangnya.
"Trans7 telah menghina melalui siaran-siarannya terhadap kiai dan ulama Nahdlatul Ulama. Jangan sampai kader-kader Banser menggorok leher kalian, seperti anak Banser menggorok leher PKI. Halal darah kalian apabila kalian mengolok-olok ulama Nahdlatul Ulama," ucapnya dalam orasi tersebut.
Lantas, siapa sebenarnya Muhammad Ainul Yakin?
Di balik orasinya yang berapi-api, pria yang akrab disapa Bang Yakin ini memiliki profil yang mentereng. Sejak Agustus 2025, ia resmi menjabat sebagai salah satu Komisaris di PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), sebuah posisi penting di BUMD milik Pemprov DKI Jakarta. Pengangkatannya bahkan diumumkan secara resmi melalui akun Instagram @pt_transjakarta.
Tak hanya itu, Yakin juga tercatat sebagai Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia untuk periode 2024–2029. Posisi ini menunjukkan kedekatannya dengan lingkaran kekuasaan di tingkat nasional.
Jejak kariernya tidak berhenti di situ. Pria kelahiran 12 Agustus ini juga merupakan seorang politisi yang bernaung di bawah Partai Golkar. Pada Pemilu 2024, ia sempat maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil DKI 2, meski usahanya belum membuahkan hasil.
Dari sisi akademis, latar belakangnya juga tak bisa dipandang sebelah mata. Ia berhasil meraih gelar doktor di bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dari Institut PTIQ Jakarta pada tahun 2024. Sejalan dengan pendidikannya, Yakin juga dikenal sebagai seorang Al-Hafizh atau penghafal Alquran.
Aktivismenya sudah terasah sejak masa kuliah saat bergabung dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Puncak kariernya di organisasi sayap pemuda NU ini tercapai saat ia dipercaya memimpin sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta sejak 2022.
Baca Juga: 6 Fakta Komisaris TJ dan Ketua GP Ansor Jakarta Ancam 'Gorok' Leher Karyawan Trans7
Di kehidupan pribadi, Muhammad Ainul Yakin menikah dengan Herni Chania pada 19 September 2012 dan telah dikaruniai empat orang anak. Ia hingga kini masih aktif membagikan berbagai kegiatannya melalui akun media sosial Instagram @muhammadainulyakin_.
Berita Terkait
-
6 Fakta Komisaris TJ dan Ketua GP Ansor Jakarta Ancam 'Gorok' Leher Karyawan Trans7
-
Transjakarta Ogah Dikaitkan Orasi 'Ancaman' Ketua GP Ansor DKI saat Demo Trans7, Mengapa?
-
Biodata Ainul Yakin yang Orasinya soal Trans7 Viral, Ternyata Komisaris Transjakarta
-
Komisaris Utama Transjakarta Ungkap Langkah Internal Usai Orasi Muhammad Ainul Yakin Viral
-
Biodata dan Agama Pesulap Merah: Sentil Alumni Santri Lirboyo yang Ancam Santet Trans7
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April