Suara.com - Ferry Irwandi membagikan foto rapornya saat SMA melalui unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya.
Salah satu pencetus gerakan 17+8 Tuntuntan Rakyat itu lalu menceritakan sosoknya yang begitu nakal saat bersekolah di SMAN Titian Teras, Muaro Jambi.
Ferry bahkan sempat tak masuk sekolah total selama 40 hari dengan berbagai alasan.
“Kelas dua SMA itu kayaknya jadi titik dimana seorang anak SMA lagi badung-badungnya. Di rapor gak hadir 40 hari, bisa bayangkan aslinya gimana? Haha,” tulis Ferry Irwandi melalui akun Instagram @irwandiferry pada Minggu (26/10/2025)
Tak hanya absen yang buruk, Ferry juga mengakui nilai rapornya jeblok. Tak sampai di situ, pria lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) itu juga sering melakukan pelanggaran yang membuat kedua orang tuanya kerap dipanggil ke sekolah.
“Nilai rapor jeblok, kelakuan jangan ditanya, orang tua bolak-balik di panggil wakil kepala sekolah, di atas kertas, semua pelanggaran yang saya lakukan bisa membuat saya dikeluarkan dari sekolah,” kenang Ferry.
Meski saat itu termasuk dalam kategori murid yang badung dan susah diatur, namun Ferry tak menyangka sang guru justru berusaha keras agar dirinya bisa berubah.
Ferry justru ditunjuk sang guru untuk menjadi juru bicara cerdas cermat dan lomba debat yang mewakili sekolahnya.
Baca Juga: Profil Toni Permana: Pembuat Paving Block dari Sampah, Kini Dilirik Ferry Irwandi
“Anak bermasalah malah dijadiin juru bicara cerdas cermat dan lomba debat mewakili sekolah, waktu itu gue mikir "why they don't give up to me?" lanjutnya
Meski sempat terseok-seok, Ferry akhirnya bisa menyelesaikan sekolahnya dengan baik.
Setelah lulus, Ferry sempat bertemu gurunya dan menanyakan soal alasan mengapa dirinya begitu diperjuangkan meski saat itu sangat nakal. Dari situlah Ferry tersentuh dengan pernyataan sang guru.
“Beberapa tahun kemudian saya kembali bertemu alm mom anita, saya menanyakan hal itu, kenapa mau effort untuk saya? Dan mom cuma menjawab, "supaya jadi contoh adik-adik kamu nanti bahwa jangan menyerah dengan sekolah, semuanya bisa terjadi selama kamu memang berusaha untuk berubah" kenang Ferry.
Sejak saat itu Ferry mulai memahami menjadi guru bukanlah hal yang mudah.
Unggahan Ferry itu langsung mendapatkan respons beragam dari netizen.
Berita Terkait
-
Strategi Pemuda Mengubah Indonesia, Masuk Partai atau Pendidikan?
-
Satu Tahun Prabowo-Gibran, JPPI Rilis Rapor Merah Sektor Pendidikan
-
Ferry Irwandi Terus Bergerak dan Tak Takut Dibungkam: Kenapa Harus Takut?
-
Takut Kecewakan Orang Terdekat, Ferry Irwandi Ogah Terjun ke Politik
-
Ferry Irwandi Soroti Kekacauan Taktik Timnas di Laga vs Arab Saudi
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS