- Prediksi cuaca hari ini, 10 November 2025, menunjukkan potensi cuaca yang beragam di Indonesia.
- BMKG memprakirakan Jakarta akan didominasi awan tebal dengan potensi hujan, sementara Palangkaraya berpotensi mengalami gerimis sepanjang hari disertai petir.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Teknologi radar cuaca juga digunakan untuk memantau curah hujan secara lebih detail. Radar dapat mendeteksi intensitas hujan dan pergerakannya, memungkinkan BMKG mengeluarkan peringatan dini dengan lebih akurat.
Semua data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan model prakiraan cuaca numerik (Numerical Weather Prediction). Model ini merupakan simulasi komputer yang kompleks untuk memprediksi kondisi atmosfer di masa depan.
Para ahli meteorologi atau prakirawan cuaca kemudian menganalisis hasil dari model tersebut. Mereka menggabungkannya dengan pengetahuan akan kondisi topografi lokal untuk menghasilkan prediksi yang lebih spesifik dan andal.
Memahami beberapa istilah dasar dalam laporan cuaca dapat membantu masyarakat menginterpretasikan informasi dengan lebih baik. Istilah seperti "berawan tebal", "gerimis", dan "potensi petir" memiliki makna spesifik.
"Berawan tebal" menunjukkan bahwa lebih dari 70% langit tertutup oleh awan. Kondisi ini sering kali menjadi pertanda akan datangnya hujan, meskipun tidak selalu terjadi.
"Gerimis" merujuk pada hujan dengan intensitas sangat ringan, di mana diameter butiran airnya kurang dari 0.5 milimeter. Meskipun ringan, gerimis yang berlangsung lama dapat menyebabkan lingkungan menjadi basah secara signifikan.
"Potensi petir" adalah peringatan bahwa kondisi atmosfer mendukung terbentuknya kilat dan guntur. Ini biasanya terkait dengan kehadiran awan Cumulonimbus yang menjulang tinggi.
Bulan November di Indonesia secara umum dikenal sebagai awal dari musim penghujan. Peralihan dari musim kemarau ini sering ditandai dengan peningkatan frekuensi dan intensitas hujan di banyak wilayah.
Fenomena ini berkaitan dengan pergerakan Angin Monsun Barat, yang membawa banyak uap air dari Samudra Hindia. Angin inilah yang menjadi pemasok utama uap air untuk pembentukan awan-awan hujan di atas kepulauan Indonesia.
Baca Juga: Prediksi Cuaca Hari Ini 9 November 2025: Waspada Hujan Lebat di Berbagai Wilayah
Oleh karena itu, prediksi hujan di Jakarta dan Palangkaraya sejalan dengan pola iklim musiman yang biasa terjadi. Masyarakat akan semakin sering menjumpai hari-hari dengan curah hujan tinggi dalam beberapa bulan ke depan.
Dengan adanya potensi hujan di Jakarta, warga disarankan untuk menggunakan transportasi publik guna mengurangi volume kendaraan pribadi. Langkah ini dapat membantu mengurai potensi kemacetan yang sering terjadi saat hujan.
Bagi pengendara sepeda motor, membawa jas hujan berkualitas baik adalah sebuah keharusan. Pastikan juga kondisi ban dan rem kendaraan dalam keadaan prima untuk menghadapi jalanan yang licin.
Di Palangkaraya, adanya potensi petir menuntut kewaspadaan tambahan. Saat hujan disertai petir, sebaiknya segera mencabut peralatan elektronik dari stopkontak untuk mencegah kerusakan akibat lonjakan listrik.
Menjaga kesehatan juga tidak kalah penting di tengah cuaca seperti ini. Suhu yang lebih dingin dan kelembapan tinggi dapat memengaruhi daya tahan tubuh, sehingga konsumsi makanan bergizi dan vitamin sangat dianjurkan.
Anak-anak dan lansia merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perubahan cuaca. Pastikan mereka mengenakan pakaian yang cukup hangat dan tidak terlalu lama berada di luar ruangan saat hujan.
Berita Terkait
-
Cahaya Dukungan Palestina Menyala di Konser Maher Zain Jakarta
-
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Senin 10 November 2025
-
Terkendala Cuaca Buruk, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Gagal Bertemu Ammar Zoni di Nusakambangan
-
Viral Momen Mbak Rara Kendalikan Cuaca di Pemakaman Raja Pakubuwono XIII
-
Jakarta Siaga! Modifikasi Cuaca Rp200 Juta per Hari Dikerahkan Hadapi Hujan Ekstrem
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur