- Oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial N diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap warga F di Cikarang pada 29 Oktober.
- Korban F menderita luka serius termasuk retina mata rusak akibat kekerasan yang dilaporkan terjadi tanpa pemicu jelas.
- Kuasa hukum korban telah melapor ke Polda Metro Jaya serta mengajukan pengaduan etik kepada DPP PDI Perjuangan pada 27 November.
Suara.com - Arogansi diduga dipertontonkan oleh seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial N. Legislator dari PDI Perjuangan tersebut kini harus berhadapan dengan laporan hukum di Polda Metro Jaya dan aduan etik di internal partainya setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap seorang warga berinisial F.
Insiden kekerasan yang menyeret nama wakil rakyat itu dilaporkan terjadi di sebuah kafe di kawasan Cikarang pada Rabu (29/10) malam. Akibatnya, korban F menderita luka serius, termasuk kerusakan pada retina mata dan luka robek di kepala.
Kuasa hukum korban, Lusita Toha, secara resmi menyambangi Kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/11/2025), untuk menyerahkan surat pengaduan.
Langkah ini diambil untuk memastikan adanya sanksi etik yang tegas terhadap kadernya yang diduga bertindak di luar batas.
"Saya mengantarkan surat pengaduan kepada Majelis Kode Etik PDI Perjuangan. Ini terkait kejadian pemukulan 170 dan 351 terhadap klien saya yang terjadi di Cikarang,” ujar Lusita sebagaimana dilansir Antara.
Kronologi Pengeroyokan Tanpa Pemicu
Lusita membeberkan kronologi kejadian yang menimpa kliennya. Malam itu, F tengah duduk seorang diri sambil menikmati minuman di restoran tersebut.
Suasana berubah ketika rombongan oknum anggota dewan berinisial N yang berjumlah sekitar 14 orang datang dan menempati meja panjang yang telah mereka pesan.
Menurut Lusita, insiden diawali dari kontak mata yang terjadi antara kliennya dan rombongan tersebut. Tanpa diduga, salah seorang yang disebut sebagai sopir dari rombongan itu menghampiri F.
Baca Juga: Anggota DPRD Bekasi Diduga Keroyok Warga di Restoran, Korban Dipukul Botol hingga Dihajar Kursi!
Tak lama berselang, kekerasan fisik pun terjadi secara tiba-tiba tanpa ada percakapan atau pemicu yang jelas.
"Yang namanya anggota DPRD langsung melakukan pukulan ke bagian mata, kepala hingga perut klien saya. Mata dipukul pakai tangan, kepala dipukul pakai botol dan ada pula cakaran serta tendangan," kata Lusita.
Ia menegaskan bahwa kliennya berada dalam posisi yang sangat tidak berimbang. F harus menghadapi amukan dari rombongan tersebut seorang diri, menjadikannya sebuah pengeroyokan.
"Dibilang satu lawan satu tidak. Klien saya seorang diri dan itu jelas pengeroyokan," katanya.
Luka Parah dan Proses Hukum yang Berjalan
Akibat serangan brutal tersebut, F mengalami cedera yang cukup parah dan telah diperkuat dengan hasil visum.
Berita Terkait
-
Anggota DPRD Bekasi Diduga Keroyok Warga di Restoran, Korban Dipukul Botol hingga Dihajar Kursi!
-
Ngeri! Cekcok di RS Duta Indah Berujung Petaka, Wanita Dihajar Mantan Suami Sampai Gigi Rontok
-
Minta Pramono Naikkan Upah Jadi Rp6 Juta, Buruh Sesalkan UMP DKI Kalah dari Bekasi-Karawang
-
Ikut Duduk di Sekolah, Prabowo Minta Papan Interaktif yang Bikin Siswa Semangat Belajar Jangan Rusak
-
Gegara Rokok, Bripda TT Tega Aniaya 2 Siswa SPN Hingga Viral, Kapolda NTT Tak Tinggal Diam
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek