- PT Patra Jasa, melalui Patra Malioboro Hotel, menyalurkan instalasi penyulingan air RO 7 UV untuk warga Gedongtengen.
- Program ini bertujuan mengatasi krisis air bersih dan menargetkan manfaat langsung bagi lebih dari 290 warga setempat.
- Aksi kolaborasi ini merupakan investasi infrastruktur komunal yang melibatkan pemerintah dan perusahaan demi solusi berkelanjutan.
Suara.com - Di tengah padatnya kawasan perkotaan seperti Kemantren Gedongtengen, Yogyakarta, masalah krisis air bersih layak konsumsi menjadi sebuah tantangan tersendiri.
Persoalan akses air bersih di Kemantren Gedongtengen menjadi salah satu hal yang terus diupayakan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menciptakan kesejahteraan dan kualitas hidup warga perkotaan.
Dengan kolaborasi strategis yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, PT Patra Jasa melalui Patra Malioboro Hotel menyalurkan fasilitas akses air bersih untuk warga Gedongtengen Yogyakarta.
Fokus dari program tersebut yakni penyediaan instalasi penyulingan air RO 7 UV. Namun, ada juga visi jangka panjang di baliknya. Ini bukan sekadar solusi sementara, melainkan sebuah investasi infrastruktur komunal yang dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan.
Tujuan program ini tak hanya sekadar menyediakan air minum di tengah ketersediaan air bersih layak konsumsi masih menjadi tantangan di banyak wilayah.
Melalui program ini, instalasi penyulingan air yang bermanfaat bagi lebih dari 290 warga di Kelurahan Sosromenduran dan Kelurahan Sosrodipuran.
"Harapannya, fasilitas ini tidak hanya memberikan akses air yang lebih sehat, tetapi juga membantu menjaga kelestarian lingkungan serta stabilitas air tanah setempat," kata Mulia Prabowo selaku Pjs. Manager External Relation & CSR Patra Jasa.
Staff Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Patricia Heny Dian Anitasari menyambut hangat kolaborasi tersebut, ia melihat program itu sebagai sebuah sinergi ideal untuk memecahkan masalah perkotaan.
Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi solusi atas persoalan akses air bersih. Upaya ini selaras dengan tujuan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mengutamakan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.
Baca Juga: Allano Lima Ungkap Kunci Kemenangan Persija Atas PSIM, The Power of Jakmania
"Kami juga berharap kolaborasi seperti ini, bersama perusahaan dan rekan-rekan media, dapat terus mendorong pemberdayaan potensi lokal dan penyelesaian isu-isu yang ada di daerah," papar Patricia.
Dalam kesempatan yang sama, Senior Officer CSR Pertamina, Lilik Hardiyanto memaparkan, program ini adalah bagian dari strategi besar perusahaan untuk memberikan dampak nyata.
"Program Corporate Social Responsibility memastikan kehadiran Pertamina membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan seperti hari ini merupakan salah-satu bukti dukungan kami terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah," imbuhnya.
Kegiatan penyerahan fasilitas yang dihadiri oleh berbagai perwakilan, mulai dari perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga warga, menjadi cerminan keberhasilan model kolaborasi.
Kolaborasi ini membuktikan ketika perusahaan, pemerintah, dan masyarakat bekerja bersama, solusi untuk masalah mendasar seperti krisis air bersih dapat diwujudkan secara efektif dan berkelanjutan.
Program ini menjadi contoh nyata bagaimana TJSL yang strategis bisa menjadi lebih dari sekadar donasi, melainkan sebuah investasi sosial yang memberdayakan.
Berita Terkait
-
Allano Lima Ungkap Kunci Kemenangan Persija Atas PSIM, The Power of Jakmania
-
Hasil Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, 2 Gol Telat Untuk Ultah Macan Kemayoran ke-97
-
Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta, Benarkah Pipa PAM Jaya Jadi Solusi?
-
Khawatir NU Terpecah: Ini Seruan dari Nahdliyin Akar Rumput untuk PBNU
-
Susunan Pemain Persija vs PSIM Yogyakarta di BRI Super League 28 November 2025
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam