- Satres Narkoba Polres Jakbar meringkus pengedar berinisial WW di apartemen strategis Tangerang terkait narkotika dan senjata api ilegal.
- WW berperan signifikan dalam jaringan dengan kepemilikan sabu, ekstasi, ketamin, serta puluhan senjata api rakitan dan amunisi.
- Pelaku dijerat pasal berlapis terkait narkotika dan senjata api ilegal, terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Suara.com - Sebuah unit apartemen di lokasi strategis Jalan MH Thamrin, Kota Tangerang, ternyata tak hanya menjadi hunian nyaman, tetapi juga gudang penyimpanan narkotika lintas jenis sekaligus arsenal senjata api ilegal.
Kedok ini terbongkar setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus seorang pengedar berinisial WW (35).
Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus penyalahgunaan narkotika sebelumnya.
Polisi yang mengendus jejak WW langsung melakukan penggerebekan dan menemukan 'koleksi' terlarang milik pelaku yang membuat petugas geleng-geleng kepala.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, menjelaskan bahwa peran WW dalam jaringan narkotika cukup signifikan, mencakup berbagai aktivitas ilegal dari hulu hingga hilir.
“Tersangka membeli, memiliki, menyimpan, membawa, menerima, menguasai, dan mengonsumsi narkotika jenis sabu, ekstasi, ketamin, serta kanabinoid sintetis cair,” ujar Twedi saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (2/12/2025).
Saat pintu apartemennya didobrak, WW tak bisa mengelak. Petugas menemukan serangkaian barang bukti yang menguatkan statusnya sebagai pengedar kelas kakap.
Tak hanya narkoba, peralatan pendukung bisnis haramnya pun turut diamankan.
“Barang bukti yang kami temukan cukup beragam, mulai dari sabu dalam paket berisi 0,64 gram, beberapa jenis ekstasi, ketamin lebih dari 20 gram, hingga sembilan botol cairan kanabinoid sintetis,” ungkap Twedi.
Baca Juga: Tampang Dewi Astutik, Buron Elite Narkoba Rp5 T, Terkulai di Kamboja Usai Sering Ganti Penampilan
Kejutan terbesar bagi aparat adalah temuan puluhan pucuk senjata dan amunisi yang disembunyikan dengan rapi di dalam unit apartemen tersebut. Penemuan ini mengindikasikan tingkat bahaya yang lebih tinggi dari sekadar pengedar narkoba biasa.
“Kami juga menemukan senjata api rakitan, senjata Walter P22, airsoft gun, puluhan butir amunisi dari berbagai kaliber, serta kotak penyimpanan senjata,” ujar Twedi.
Selain 'koleksi' narkoba dan senjata, gaya hidup mewah pelaku juga terlihat dari aset yang dimilikinya. Polisi turut menyita satu unit mobil Honda HR-V milik tersangka yang diduga merupakan hasil dari kejahatan narkotika.
Atas tumpukan perbuatannya, WW kini harus bersiap menghadapi ancaman hukuman yang sangat berat. Ia dijerat dengan pasal berlapis yang bisa membuatnya mendekam di penjara seumur hidup.
Pertama, ia dijerat Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun penjara atau seumur hidup, ditambah denda maksimal Rp10 miliar.
Tak berhenti di situ, WW juga dikenakan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal, yang membawa ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Tampang Dewi Astutik, Buron Elite Narkoba Rp5 T, Terkulai di Kamboja Usai Sering Ganti Penampilan
-
Ratu Sabu Golden Triangle Tumbang, Dewi Astutik Diciduk dalam Operasi Senyap di Kamboja
-
Darurat Hukum Narkoba! Pemerintah 'Hidupkan' Lagi Pasal Lama, Ini Alasan di Baliknya
-
Tok! Hakim Kabulkan Permintaan, Ammar Zoni Bakal Diboyong dari Nusakambangan untuk Sidang Tatap Muka
-
Sadis! Komplotan Perampok di Tangsel Keroyok Korban, Disekap di Mobil Sambil Dipaksa Cari Orang
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur
-
Resmi! Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas
-
Silmy Karim Diduga Terima Uang Pemerasan Sejak Jadi Dirjen Hingga Wamen Imipas
-
Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan
-
Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian
-
Modus Kasus Silmy Karim Dkk: Persulit Izin Tinggal WNA, Paksa Bayar Uang Tambahan