- Hingga Ahad, 7 Desember 2025, banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatra telah menewaskan 916 jiwa.
- Bencana ini berdampak pada 52 kabupaten/kota, menyebabkan 274 jiwa hilang, dan merusak lebih dari 105.000 rumah.
- Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara mencatat jumlah pengungsi tertinggi, yaitu ratusan ribu jiwa.
Kantor: 234 unit.
Tiga daerah mencatatkan jumlah pengungsi tertinggi, yaitu Aceh Tamiang (262.000 warga), Aceh Timur (163.400 warga), dan Aceh Utara (115.000 warga).
Peningkatan jumlah korban ini mengikuti laporan yang dirilis sehari sebelumnya. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB Indonesia pada Sabtu (6/12/2025), mengatakan bahwa total korban meninggal saat itu mencapai 914 jiwa.
Angka tersebut bertambah 47 jiwa dari total 867 jiwa yang dirilis pada hari Jumat.
Rincian korban meninggal per provinsi pada hari Sabtu (6/12/2025) malam adalah:
Aceh: 359 jiwa.
Sumatera Utara: 329 jiwa.
Sumatera Barat: 226 jiwa.
BNPB juga mencatat korban hilang per Sabtu sebanyak 389 jiwa. Abdul Muhari menegaskan bahwa tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas akan terus mengoptimalkan dan mempercepat operasi pencarian dan pertolongan.
Baca Juga: Habiburokhman Bela Zulhas yang Dituding Rusak Hutan hingga Bencana Sumatera: Agak Lucu Melihatnya!
"Tentu saja angka ini bergerak dinamis. Ada beberapa korban yang sebelumnya dilaporkan hilang, tetapi di beberapa tempat kemudian dinyatakan atau dilaporkan kembali dalam kondisi selamat,” kata Abdul. Ia berharap, upaya pencarian ini dapat meminimalkan sekecil mungkin daftar korban hilang.
Berita Terkait
-
Banjir Rendam Kabupaten Bandung, 14 Kecamatan Terdampak
-
Jalan Lintas Pidie Jaya - Bireuen Aceh Kembali Lumpuh Diterjang Banjir Minggu Dini Hari
-
Rapat Darurat Hambalang: Prabowo Ultimatum Listrik Sumatera Nyala 2 Hari, Jalur BBM Wajib Tembus
-
Kritik Denny Sumargo: Pemerintah Harusnya Bisa Tembus Lokasi Bencana karena Fasilitas Lengkap
-
Motor Terendam Banjir Perlu Penanganan Khusus, Berikut Langkah yang Perlu Diperhatikan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang
-
Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Tragis! Suami Istri Palestina Tewas Terbakar Gara-gara Serangan Brutal Israel
-
WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun