- Menko PM, Cak Imin, menyoroti minimnya pilihan makanan sehat di area CFD Jakarta, bertentangan dengan tujuan hidup sehat.
- Cak Imin mendesak perlunya revolusi konsumsi masyarakat dan peningkatan literasi kesehatan untuk mengurangi beban biaya kesehatan.
- Keberhasilan kesehatan generasi muda adalah prioritas pemerintahan Prabowo untuk menjamin keberlanjutan Jaminan Kesehatan Nasional.
Suara.com - Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyoroti minimnya pilihan makanan sehat di kawasan car free day (CFD) Jakarta.
Menurutnya, tujuan utama CFD harusnya mendorong gaya hidup sehat.
Namun kondisi di lapangan menunjukkan ironi, makanan yang dijual justru didominasi jajanan tinggi gula, tinggi karbohidrat, dan minim nutrisi.
"Car free day itu kan tujuannya sehat tapi coba, mulai dari ujung Sudirman sampai yang di sini, semua makanan yang dijual nggak ada yang sehat. Jadi car free day supaya sehat tapi makanannya nggak ada satupun yang sehat. Itu bukan sekadar survei, itu kelakuan kita semua, juga jadi faktual," kata Cak Imin dalam acara dialog bersama BPJS Kesehatan, Jakarta, Jumat (12/12/2025).
Cak Imin menyebut kondisi tersebut menggambarkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan sehat.
Ia menilai perlu adanya perubahan besar-besaran dalam cara masyarakat memilih dan mengonsumsi makanan.
"Saya kira pemerintah, semua kelembagaan juga sama harus melakukan revolusi konsumsi. Buat apa kita mengonsumsi hal-hal yang tidak bermanfaat, sementara kita tidak mendapatkan nilai tambah dari makanan yang kita konsumsi," tuturnya.
Selain soal pola konsumsi, Cak Imin menekankan pentingnya peningkatan literasi kesehatan masyarakat.
Lemahnya pemahaman publik mengenai makanan sehat dan pencegahan penyakit, katanya, berkontribusi pada mahalnya biaya penanganan kesehatan.
Baca Juga: Cak Imin 'Haramkan' Tepung Impor di Program Makan Gratis: Jangan Sekali-kali Pakai!
"Literasi kesehatan harus terus kita tingkatkan karena literasi kesehatan di masyarakat kita masih rendah sehingga menyebabkan keterlambatan pemeriksaan dan meningkatnya biaya penanganan," pintanya.
Keberhasilan program kesehatan generasi muda, kata Cak Imin, menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang akan sangat menentukan keberlanjutan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Lingkungan sekolah sehat, pemenuhan gizi, hingga kebiasaan hidup aktif menjadi bagian dari ekosistem kesehatan masa depan bangsa. Menurutnya, JKN berhasil menurunkan tidak kurang dari 70 persen beban pengeluaran kesehatan masyarakat.
“Indonesia dapat menjadi teladan dunia tentang bagaimana sistem gotong royong, sistem kebersamaan, solidaritas sosial, sehingga terwujudnya Universal Health Coverage secara masif di tanah air kita,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Cak Imin 'Haramkan' Tepung Impor di Program Makan Gratis: Jangan Sekali-kali Pakai!
-
Cak Imin Sentil Menteri Keuangan: Anggaran Negara Harus Tepat Sasaran dan Dorong Produktivitas
-
Pemerintah Tolak Bantuan Internasional untuk Sumatra, Cak Imin: Kita Masih Kuat Kok
-
Bahlil dan Raja Juli Serang Balik Cak Imin Usai Suruh Taubat 3 Menteri, Pengamat: Dia Ngajak Perang!
-
Menhut Raja Juli Soal Sentilan 'Tobat Nasuha' Banjir Sumatra: Gus Imin Sudah Minta Maaf Via WA
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir