News / Nasional
Minggu, 11 Januari 2026 | 23:11 WIB
Prananda Prabowo dan Puan Maharani kompak memberikan kecupan kasih sayang kepada ibunya, Megawati Soekarnoputri [Dok PDIP]
Baca 10 detik
  • Simbol Kehangatan Keluarga dan Partai Momen Prananda dan Puan mencium Megawati di Rakernas I PDIP 2026 menjadi simbol kehangatan keluarga sekaligus menunjukkan soliditas internal partai di hadapan seluruh kader yang hadir.

  • Peluncuran Buku Manajemen Risiko Bencana PDIP meluncurkan buku "Spirit Kemanusiaan" yang merangkum pemikiran Megawati Soekarnoputri mengenai manajemen mitigasi bencana, pelestarian lingkungan, dan aksi nyata kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia secara mendalam.

  • Komitmen Kemanusiaan dan Pendidikan di Aceh Melalui dialog virtual dan Kapal RS Laksamana Malahayati, Megawati memastikan bantuan logistik medis serta pemulihan fasilitas pendidikan bagi warga terdampak bencana di Aceh berjalan dengan cepat.

Pada 29 Desember 2025, PDIP mengirimkan 30 unit ambulans yang dibagi ke tiga provinsi, ditambah satu mobil tangki dan satu mobil komando khusus untuk wilayah Aceh.

“Setiap hari kami melakukan pengobatan gratis, trauma healing, dan dapur umum. Saya baru tiba kemarin malam karena ingin menerima medali dari Ibu. Kami bahkan pernah menempuh perjalanan 30 jam lewat darat demi tugas kemanusiaan ini,” ujarnya.

Instruksi Megawati

Megawati memberikan perhatian besar terhadap keberlanjutan pendidikan warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh melalui dialog virtual via Zoom.

Prananda Prabowo, Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri [Dok PDIP]

Sebelumnya, PDIP telah mengirimkan Kapal Rumah Sakit (RS) Laksamana Malahayati ke Aceh untuk membantu warga terdampak. Kapal tersebut membawa tim dokter, tenaga kesehatan, hingga sukarelawan Baguna (Badan Penanggulangan Bencana).

Melalui daring, Megawati berdialog dengan penanggung jawab tim di lapangan, yakni Wakil Sekjen PDIP Sri Rahayu dan tim dokter. Megawati menanyakan kebutuhan mendesak yang harus segera dikirimkan dari Jakarta guna mempercepat pemulihan warga.

Tim dokter melaporkan perlunya suplai susu untuk bayi usia 0-6 bulan dan makanan pendamping ASI. Setelah koordinasi logistik, Sri Rahayu mempersilakan seorang warga untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Megawati.

"Mohon izin Ibu, ada warga yang ingin menyampaikan terima kasih," ujar Sri Rahayu melalui sambungan Zoom.

"Assalamualaikum, Ibu Megawati," sapa warga tersebut.

Baca Juga: Rocky Gerung Puji Pidato Megawati: Melampaui Politik Praktis!

"Waalaikumsalam," jawab Megawati.

"Terima kasih, Ibu Megawati. Hari ini saya sudah melakukan pemeriksaan kesehatan, mendapat tambahan vitamin, dan mendapat hadiah dari ulang tahun PDIP," ujarnya kepada Megawati.

Megawati lantas menanyakan jumlah anak warga tersebut. Ibu itu menjelaskan bahwa ia memiliki dua anak; yang sulung berusia 17 tahun dan yang bungsu berusia 21 bulan. Anak pertamanya saat ini duduk di bangku sekolah menengah.

Mendengar hal itu, Megawati langsung menanyakan kondisi akses pendidikan pascabencana.

"Maksud saya, apakah sekolah itu terkena bencana sehingga anaknya tidak masuk sekolah? Atau sekarang apakah sudah mulai bersekolah lagi?" tanya Megawati.

"Masih bersih-bersih sekolah, belum mulai belajar," tuturnya.

Load More