-
Simbol Kehangatan Keluarga dan Partai Momen Prananda dan Puan mencium Megawati di Rakernas I PDIP 2026 menjadi simbol kehangatan keluarga sekaligus menunjukkan soliditas internal partai di hadapan seluruh kader yang hadir.
-
Peluncuran Buku Manajemen Risiko Bencana PDIP meluncurkan buku "Spirit Kemanusiaan" yang merangkum pemikiran Megawati Soekarnoputri mengenai manajemen mitigasi bencana, pelestarian lingkungan, dan aksi nyata kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia secara mendalam.
-
Komitmen Kemanusiaan dan Pendidikan di Aceh Melalui dialog virtual dan Kapal RS Laksamana Malahayati, Megawati memastikan bantuan logistik medis serta pemulihan fasilitas pendidikan bagi warga terdampak bencana di Aceh berjalan dengan cepat.
Pada 29 Desember 2025, PDIP mengirimkan 30 unit ambulans yang dibagi ke tiga provinsi, ditambah satu mobil tangki dan satu mobil komando khusus untuk wilayah Aceh.
“Setiap hari kami melakukan pengobatan gratis, trauma healing, dan dapur umum. Saya baru tiba kemarin malam karena ingin menerima medali dari Ibu. Kami bahkan pernah menempuh perjalanan 30 jam lewat darat demi tugas kemanusiaan ini,” ujarnya.
Instruksi Megawati
Megawati memberikan perhatian besar terhadap keberlanjutan pendidikan warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh melalui dialog virtual via Zoom.
Sebelumnya, PDIP telah mengirimkan Kapal Rumah Sakit (RS) Laksamana Malahayati ke Aceh untuk membantu warga terdampak. Kapal tersebut membawa tim dokter, tenaga kesehatan, hingga sukarelawan Baguna (Badan Penanggulangan Bencana).
Melalui daring, Megawati berdialog dengan penanggung jawab tim di lapangan, yakni Wakil Sekjen PDIP Sri Rahayu dan tim dokter. Megawati menanyakan kebutuhan mendesak yang harus segera dikirimkan dari Jakarta guna mempercepat pemulihan warga.
Tim dokter melaporkan perlunya suplai susu untuk bayi usia 0-6 bulan dan makanan pendamping ASI. Setelah koordinasi logistik, Sri Rahayu mempersilakan seorang warga untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Megawati.
"Mohon izin Ibu, ada warga yang ingin menyampaikan terima kasih," ujar Sri Rahayu melalui sambungan Zoom.
"Assalamualaikum, Ibu Megawati," sapa warga tersebut.
Baca Juga: Rocky Gerung Puji Pidato Megawati: Melampaui Politik Praktis!
"Waalaikumsalam," jawab Megawati.
"Terima kasih, Ibu Megawati. Hari ini saya sudah melakukan pemeriksaan kesehatan, mendapat tambahan vitamin, dan mendapat hadiah dari ulang tahun PDIP," ujarnya kepada Megawati.
Megawati lantas menanyakan jumlah anak warga tersebut. Ibu itu menjelaskan bahwa ia memiliki dua anak; yang sulung berusia 17 tahun dan yang bungsu berusia 21 bulan. Anak pertamanya saat ini duduk di bangku sekolah menengah.
Mendengar hal itu, Megawati langsung menanyakan kondisi akses pendidikan pascabencana.
"Maksud saya, apakah sekolah itu terkena bencana sehingga anaknya tidak masuk sekolah? Atau sekarang apakah sudah mulai bersekolah lagi?" tanya Megawati.
"Masih bersih-bersih sekolah, belum mulai belajar," tuturnya.
Megawati berharap proses pembersihan fasilitas pendidikan segera tuntas agar hak belajar anak-anak tidak terhenti terlalu lama.
"Insyaallah bisa cepat segera dilakukan (pembersihan), supaya anak-anak kembali bersekolah ya, Bu," ujar Megawati.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Puji Pidato Megawati: Melampaui Politik Praktis!
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist