- Bripda Muhammad Rio, personel Satbrimob Polda Aceh, terbukti desersi dan bergabung sebagai tentara bayaran di Rusia berdasarkan pesan WhatsApp.
- Rio meninggalkan Indonesia melalui Soekarno-Hatta pada Desember 2025, melalui China sebelum akhirnya tiba di zona konflik Rusia.
- Sebelum desersi, Rio memiliki riwayat pelanggaran etik berat termasuk perselingkuhan dan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
4. Proses Desersi dan Pencarian Gagal
Rio mulai meninggalkan kedinasan tanpa izin pimpinan sejak 8 Desember 2025. Tim Provos sempat melakukan pencarian fisik ke rumah pribadi dan rumah orang tuanya, namun hasilnya nihil.
Pihak kepolisian juga telah melayangkan dua kali surat panggilan resmi pada akhir Desember 2025 dan awal Januari 2026, yang semuanya diabaikan oleh yang bersangkutan.
5. Pemecatan Secara Tidak Hormat (PTDH)
Melihat akumulasi pelanggaran yang dilakukan, Kapolda Aceh menegaskan bahwa Rio sudah tidak layak lagi menjadi bagian dari institusi Polri. Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) digelar secara in absentia pada tanggal 8 dan 9 Januari 2026.
Hasilnya, Bripda Muhammad Rio resmi diberhentikan sebagai anggota Polri karena terbukti melakukan desersi dan pelanggaran kode etik berat.
6. Penempatan di Garis Depan Perang
Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa saat ini Bripda Rio telah berada di Rusia dan diduga ditempatkan di garis depan dalam konflik bersenjata melawan Ukraina.
Kapolda Aceh menyatakan tidak mengetahui secara pasti apa motif utama di balik keputusan nekat mantan anggotanya tersebut untuk terjun ke medan perang sebagai tentara bayaran.
Baca Juga: Sering Disebut Saat Razia Ternyata Ini Arti Tilang dan Asal Usul Istilahnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?
-
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila