News / Nasional
Senin, 19 Januari 2026 | 12:30 WIB
Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid (kedua kiri) bersama Anggota Kehormatan Anies Baswedan (tengah). (Antara/Indrianto Eko Suwarso)
Baca 10 detik
  • Gerakan Rakyat menargetkan pendaftaran partai politik di Kementerian Hukum selesai pada Februari 2026.
  • Kemunculan partai ini menyoroti sentralitas kandidat dan perlunya dukungan elit politik untuk keberhasilan partai.
  • Keberhasilan partai baru memerlukan strategi politik matang karena Pemilu 2029 diprediksi padat serta pemilih cenderung spektrum ideologi tengah.

Melihat tren perilaku pemilih Indonesia yang dalam beberapa pemilu terakhir cenderung bergerak ke spektrum ideologi tengah. Tren tersebut selama ini menjadi sasaran utama partai-partai politik.

"Jika kita melihat dari tren pemilih di Indonesia, mereka mayoritas bergerak ke spektrum ideologi tengah," ujar Arga.

Namun, Arga justru menilai strategi yang terlalu berorientasi ke tengah belum tentu efektif di tengah meningkatnya ketidakpuasan publik. Ia menyebut keberanian mengambil posisi politik yang berbeda dapat menjadi pembeda dalam kontestasi mendatang.

Ia memberi contoh pada kemenangan Zohran Mamdani yang sukses menjadi Wali Kota New York.

"Saya rasa yang terjadi saat ini di Indonesia ada beberapa keluh kesah terkait kinerja pemerintah. Jadi saya rasa itu yang bisa menjadi refleksi bagi para politik dan kandidat," pungkasnya.

Load More