- Angin kencang melanda Kecamatan Cilincing Jakarta Utara pada Senin (26/1/2026) dini hari, sekitar pukul 02.45 WIB.
- Bencana tersebut merusak 51 rumah tinggal, empat gudang kayu, satu sekolah, dan satu musala di tiga kelurahan.
- Dampak kerusakan meliputi Kelurahan Kalibaru, Semper Timur, dan Cilincing, namun dipastikan tidak ada korban jiwa.
Suara.com - Warga di wilayah Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, dikejutkan oleh terjangan angin kencang yang merusak puluhan bangunan pada Senin (26/1/2026) dini hari.
Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, bencana alam tersebut mulai melanda kawasan pesisir sekitar pukul 02.45 WIB.
"Objek terdampak, 51 rumah tinggal," bunyi pernyataan tertulis Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.
Selain rumah warga, empat unit gudang kayu juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat amukan cuaca ekstrem tersebut.
Fasilitas publik turut terdampak, di mana satu bangunan sekolah dan satu musala di Kelurahan Kalibaru mengalami kerusakan.
Sebaran dampak kerusakan mencakup tiga wilayah utama, yakni Kelurahan Kalibaru, Kelurahan Semper Timur, dan Kelurahan Cilincing.
Di Kelurahan Kalibaru, titik kerusakan ditemukan di lingkungan RW 06, RW 07, dan RW 12 dengan total 16 kepala keluarga terdampak.
Sementara itu, sebanyak 20 unit rumah di lingkungan RW 09 Kelurahan Semper Timur juga tidak luput dari terjangan angin tersebut.
Sebanyak 15 rumah lainnya yang berlokasi di RW 09 Kelurahan Cilincing dilaporkan mengalami kerusakan dengan kondisi memprihatinkan.
Baca Juga: Peran BUMN Tangani Bencana Diapresiasi
Beruntung, dalam peristiwa yang terjadi saat warga masih beristirahat tersebut, pihak berwenang menyatakan tidak ada korban jiwa.
"Jumlah korban, nihil," lanjut Yohan.
Terkait nilai total kerugian materiil, pihak P2B BPBD DKI Jakarta menginformasikan bahwa proses pendataan masih terus berlangsung.
Warga setempat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Jakarta Utara.
Berita Terkait
-
Peran BUMN Tangani Bencana Diapresiasi
-
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem Besok, Pramono Anung Kebut Pengerukan Kali dan Modifikasi Cuaca
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
-
Apa Penyebab Angin Kencang di Sejumlah Daerah Hari Ini?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Nama Eks Stafsus Menag IAA Muncul, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Travel Haji
-
Kapolri Ungkap Akar Sosial Judi Online: Dari Pengangguran hingga FOMO
-
Satpam Ditemukan Tewas di Kontrakan Kalideres, Kondisi Tubuh Membiru
-
Hampir Semua Pasar di Kabupaten/Kota 3 Provinsi Terdampak Bencana Telah Operasional Melayani Pembeli
-
Ribuan Personel Bersihkan Aceh Tamiang
-
Sisi Gelap Penjarahan Fasilitas Jakarta: Antara Desakan Perut Urban dan Lemahnya Sistem Pengawasan
-
WNI Gabung Militer Asing: Iming-Iming Gaji Besar, Namun Status Kewarganegaraan Jadi Taruhan
-
Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana
-
Partai Gema Bangsa Resmi Usung Prabowo di 2029: Ingin Akhiri Cengkeraman Oligarki!
-
Jakarta Siaga, BMKG Bunyikan Alarm Hujan Lebat Hari Ini