- Komika Pandji Pragiwaksono diperiksa Polda Metro Jaya pada Jumat (6/2/2026) untuk klarifikasi kasus dugaan penistaan agama.
- Pemeriksaan ini merupakan tahap klarifikasi awal, bukan mekanisme hukum ketat, untuk mendalami materi stand up comedy Mens Rea.
- Sebelumnya, polisi telah memeriksa dua komika pembuka, Dany Beler dan Ben Dhanio, sebagai saksi awal dalam penyelidikan.
Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono hadir memenuhi panggilan penyelidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait kasus dugaan penistaan agama dalam materi stand up comedy Mens Rea, Jumat (6/2/2026).
Pantauan Suara.com, Pandji tiba bersama kuasa hukumnya, Haris Azhar sekitar pukul 10.15 WIB.
Haris menegaskan pemeriksaan Pandji hari ini masih berada pada tahap klarifikasi awal dan belum masuk mekanisme hukum yang ketat.
Ia juga menyebut undangan yang diterima Pandji bersifat klarifikasi, sehingga prosesnya lebih berupa dialog untuk saling memahami substansi laporan yang sedang ditangani polisi.
“Hari ini kita datang sebagaimana berita-berita sebelumnya, ini undangan klarifikasi. Kalau klarifikasi itu bukan satu mekanisme yang sangat ketat, ini masih ngobrol-ngobrol,” kata Haris kepada wartawan sebelum pemeriksaan.
Menurut dia, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi polisi untuk menjelaskan fokus penyelidikan, sekaligus memberi kesempatan kepada Pandji menyampaikan penjelasan atas materi stand up comedy Mens Rea yang dipersoalkan.
“Kita ngobrol dahulu sama polisi biar kita dengar dulu masalahnya apa, konsen mereka apa. Pandji juga hadir, barangkali nanti bisa berbagi cerita untuk polisi mengembangkan atau mengerucutkan kasusnya,” ujar Haris.
Haris menambahkan, pihaknya datang tanpa membawa dokumen khusus. Ia menyebut persiapan kliennya sebatas kesiapan pribadi.
“Bahan lain tidak ada, bahan lain ya doa, sarapan, mandi,” ucapnya diselingi canda.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
Terkait pertemuan Pandji dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya, Haris mengatakan informasi tersebut akan disampaikan kepada penyidik, baik diminta maupun tidak.
“Kalau ditanya kita sampaikan, kalau tidak ditanya kita sampaikan juga. Cerita-cerita saja, ngobrol saja,” jelasnya.
Sementara mengenai banyaknya laporan yang masuk, Haris menyebut klarifikasi hari ini juga menjadi momentum untuk mengetahui secara detail substansi perkara yang dilaporkan terhadap kliennya.
“Makanya kita datang pagi ini. Kita nanti coba ngobrol, termasuk poinnya polisi mau klarifikasi ke Pandji. Pandji juga mau klarifikasi, lima itu siapa saja, apa saja yang dilaporkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Haris juga memastikan posisi hukum Pandji hingga saat ini masih sebagai terlapor. Saat disinggung soal barang bukti yang dipersoalkan publik, termasuk rekaman Mens Rea dalam bentuk flash disk, Haris enggan merinci dan memilih menunggu proses pemeriksaan.
“Nanti saja,” katanya singkat.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea