- Kerry Adrianto Riza, pemilik manfaat PT Navigator Khatulistiwa, menuding jaksa mengabaikan fakta persidangan.
- Jaksa menuntut Kerry 18 tahun penjara atas dugaan korupsi tata kelola minyak di PT Pertamina (Persero).
- Kerry memohon Presiden Prabowo Subianto meninjau kasusnya secara jernih dan objektif untuk mencari keadilan.
Suara.com - Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Kerry Adrianto Riza, menilai jaksa penuntut umum mengabaikan fakta persidangan dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero).
Pernyataan itu disampaikan Kerry usai mendengar tuntutan 18 tahun penjara yang dibacakan jaksa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Dalam tuntutannya, jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman, pidana penjara 18 tahun, denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan dan uang pengganti Rp13,4 triliun subsider 10 tahun penjara
Menurut jaksa, Kerry dinilai bertanggung jawab dalam perkara dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang.
Namun, Kerry membantah keras tudingan tersebut.
Kerry menegaskan, seluruh saksi yang dihadirkan jaksa selama persidangan justru menyatakan dirinya tidak terlibat dalam perkara yang didakwakan.
“Tuntutan terhadap saya ini mengabaikan fakta persidangan bahwa semua saksi yang dihadirkan itu sudah bilang bahwa saya itu tidak terlibat dalam perkara ini,” ujar Kerry.
Ia menilai tuntutan tersebut tidak mencerminkan fakta yang terungkap di ruang sidang.
Dalam kesempatan yang sama, Kerry turut memohon keadilan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
Menurutnya, Prabowo adalah pemimpin yang jernih dan objektif dalam melihat persoalan hukum.
“Saya mohon keadilan untuk saya. Saya berharap sekali dalam situasi ini Bapak Presiden Prabowo Subianto bisa melihat kasus saya secara jernih dan objektif,” katanya.
Kerry bahkan menyebut Prabowo sebagai negarawan yang hebat dan bijaksana.
“Beliau adalah negarawan yang hebat dan bijaksana, yang saya yakin tidak ingin ada kriminalisasi di negara ini,” ucapnya.
Menutup pernyataannya, Kerry mengutip penggalan ayat Al-Qur’an sebagai bentuk harapan di tengah proses hukum yang dihadapinya.
“Saya mohon agar keadilan bagi saya. Teman-teman, bismillah ya bahwa fainnama’al usri yusro, inna ma’al usri yusro. Di balik kesulitan itu ada kemudahan. Semoga Allah melindungi kita semua,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Ketika Prabowo Puji Jajaran Menterinya sebagai Putra-Putri Terbaik Bangsa
-
Di Hadapan Prabowo, Airlangga: 2 Tahun Lagi Indonesia Lepas Landas ke Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Prabowo: 60,2 Juta Warga Sudah Terima MBG, Setara Penduduk Afrika Selatan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?