Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menemui Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei tahun 2004.
Baca 10 detik
- Megawati pernah mengirim surat personal kepada Ayatollah Ali Khamenei, mengingatkan kekaguman Khamenei pada Bung Karno.
- Hubungan historis kuat antara Iran dan Indonesia kini memburuk di era pemerintahan Prabowo Subianto.
- Iran menahan empat tanker minyak Indonesia di Teluk Persia, namun apresiasi tetap diberikan kepada rakyat Indonesia.
Lebih jauh, Siswanto menyoroti bagaimana Iran saat ini secara tegas membedakan antara sikap rakyat Indonesia dengan pemerintahnya. Kekecewaan Iran murni ditujukan kepada elit pemerintahan, bukan kepada warga negara Indonesia.
Hal ini terbukti dari sikap Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, yang secara terbuka mengucapkan terima kasih atas simpati dan belasungkawa yang mengalir deras dari masyarakat Indonesia.
“Presiden Masoud Pezeshkian itu mengucapkan terima kasih karena banyak warga Indonesia menyampaikan rasa simpati, rasa duka cita, tetapi tidak untuk pemimpin kita. Tidak untuk pemimpin pemimpin kita,” ujarnya. (Tsabita Aulia)
Komentar
Berita Terkait
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Perusahaan Minyak Bahrain Umumkan Force Majeure Imbas Perang Iran
-
Buntut Tekanan AS, Iran Disebut Kecewa Berat Terhadap Indonesia Era Prabowo
-
Trump Gusar usai Iran Tunjuk Pemimpin Baru, Israel Nekat Tembakkan Bom Fosfor
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga