- Anggota Kongres Ted Lieu menyebut nama Donald Trump muncul ribuan kali dalam berkas Epstein, termasuk tuduhan spesifik pemerkosaan anak.
- Lieu mengkritik keras Wakil Jaksa Agung Todd Blanche karena salah menafsirkan hukum perdagangan seks federal terkait pesta Epstein.
- Lieu menuntut pengunduran diri Blanche akibat kegagalan menyensor foto korban dan dugaan perlakuan khusus terhadap Ghislaine Maxwell.
Ia mengisyaratkan bahwa kesalahpahaman hukum inilah yang mungkin menjelaskan mengapa Departemen Kehakiman belum membuka penyelidikan terhadap beberapa tokoh profil tinggi yang disebutkan dalam dokumen, termasuk Donald Trump.
Pelanggaran Privasi dan Kelalaian fatal
Kemarahan Ted Lieu tidak berhenti pada masalah interpretasi hukum. Ia secara terbuka menuntut pengunduran diri segera Wakil Jaksa Agung Blanche, dengan alasan kegagalan katastrofik dalam melindungi privasi para korban.
Meskipun perilisan dokumen ini merupakan mandat undang-undang yang disahkan Kongres pada November lalu untuk transparansi, Lieu menyoroti bahwa DOJ gagal melakukan sensor atau redaksi (redact) pada gambar-gambar sensitif.
"Mereka merilis banyak foto anak di bawah umur tanpa disensor, dan baru saja melanggar privasi gadis-gadis ini," ujar Lieu.
Ia menyebut kesalahan tersebut sebagai "pelanggaran privasi terbesar dalam sejarah" dan sesuatu yang "sangat tidak perlu terjadi".
Kritik ini senada dengan pernyataan para ahli PBB yang juga mengecam proses sensor yang serampangan, yang membuat para penyintas merasa terekspos dan kembali mengalami trauma.
Tuduhan Perlakuan Khusus bagi Ghislaine Maxwell
Dalam pengungkapan lebih lanjut, Lieu menuduh kepemimpinan Departemen Kehakiman memberikan perlakuan istimewa kepada Ghislaine Maxwell, rekan lama Epstein yang saat ini menjalani hukuman penjara karena perdagangan seks.
Baca Juga: Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Lieu mengklaim bahwa Wakil Jaksa Agung Blanche secara pribadi telah bertemu dengan Maxwell.
Menurut penuturan Lieu, setelah pertemuan tersebut, Maxwell dipindahkan ke penjara dengan keamanan minimum dan bahkan diberikan seekor anak anjing sebagai hewan peliharaan di dalam sel.
Fakta-fakta ini dianggap Lieu sebagai bukti adanya kolusi dan ketidakprofesionalan di level tertinggi penegakan hukum AS.
"Karena semua alasan itu, dia harus segera meninggalkan Departemen Kehakiman," pungkas Lieu, merujuk pada tuntutannya agar Todd Blanche mundur dari jabatannya.
Berita Terkait
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
Lionel Messi Dihujat Usai Bertemu Trump, Istri Maradona: Dia Tak Peduli Omongan Orang
-
Cek Fakta: Benarkah Bek Uruguay Sindir Messi Lewat Foto Che Guevara? Ini Kebenarannya
-
Akademisi Nilai Pernyataan Trump soal Iran Lebih Bernuansa Tekanan Psikologis
-
Ribuan Berkas Epstein Files Mendadak Hilang, Banyak Singgung Donald Trump
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat