News / Internasional
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Rudal Iran
Baca 10 detik
  • Garda Revolusi Iran meluncurkan dua rudal ke pangkalan militer Amerika di Arifjan Kuwait.

  • Serangan dipicu oleh operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari.

  • Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di pangkalan Kuwait meskipun pertahanan udara sempat diaktifkan.

Langkah militer yang diambil oleh otoritas Kuwait merupakan bentuk perlindungan terhadap aset nasional yang strategis.

Garda Nasional Kuwait menegaskan bahwa kesiagaan pasukan berada pada level tertinggi guna mengantisipasi serangan susulan.

Pihak berwenang Kuwait menyampaikan pesan resmi kepada publik mengenai upaya pembersihan ruang udara dari objek asing.

Langkah ini dilakukan sebagai "bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keamanan, melindungi lokasi-lokasi vital, dan menghadapi potensi ancaman apa pun".

Hingga saat ini, pemantauan ketat masih terus dilakukan di sepanjang garis pantai dan perbatasan darat.

Eskalasi kekerasan ini sebenarnya dipicu oleh insiden militer besar yang terjadi pada akhir Februari lalu.

Saat itu, kekuatan militer Amerika Serikat berkolaborasi dengan Israel untuk menggempur wilayah kedaulatan Iran.

Operasi gabungan skala besar tersebut memicu kemarahan publik di Teheran dan menuntut adanya aksi balasan.

Pemerintah Iran kemudian merespons dengan meluncurkan serangan balasan ke berbagai titik di negara-negara Teluk.

Baca Juga: Iran Jadikan Umat Islam Timteng Intel Pembocor Markas AS dan Israel Biar Bisa Dibom

Target serangan bukan hanya pangkalan militer, namun juga aset-aset strategis yang menampung kepentingan Amerika Serikat.

Dampak dari hujan rudal dan drone ini mulai terlihat pada beberapa fasilitas militer di kawasan Timur Tengah.

Meskipun sistem pertahanan udara AS diaktifkan, beberapa proyektil dilaporkan berhasil menembus barikade keamanan.

Laporan internasional menunjukkan bahwa tingkat kerusakan yang dialami oleh fasilitas militer bervariasi di setiap lokasi.

Kantor berita Xinhua menyoroti bahwa dampak destruktif yang paling signifikan terjadi di pangkalan wilayah Kuwait.

Hal ini menunjukkan efektivitas serangan unit rudal Iran dalam menargetkan instalasi yang sebelumnya dianggap aman.

Load More