- Tersangka kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi, Rismon Sianipar, mengajukan permohonan Restorative Justice ke Polda Metro Jaya.
- Michael Sinaga menduga Rismon menciut dan menempuh jalur damai karena indikasi tekanan psikologis dan konsekuensi berat.
- Penyidik mengonfirmasi permohonan RJ sudah diterima seminggu lalu dan sedang diproses sebagai inisiatif kesadaran tersangka.
Pihak Roy Suryo juga memberikan penekanan bahwa karya literasi yang mereka susun mengenai mantan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bukanlah sebuah karangan tanpa dasar.
Michael menjamin bahwa seluruh isi buku didasarkan pada dokumen otentik dan hasil wawancara yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
“Buku ini tidak ada fitnah sama sekali dan hanya berisikan wawancara dan dokumen-dokumen yang menyatakan tentang pendidikan Gibran. Jadi dia tidak perlu takut. Tetapi mulai dari hari itu, saya memang melihat ada sesuatu yang berbeda dari Bang Rismon yang saya kenal satu tahun terakhir ini,” jelas dia.
Di sisi lain, pihak kepolisian telah mengonfirmasi secara resmi mengenai pengajuan Restorative Justice oleh Rismon Sianipar.
Polda Metro Jaya menyatakan bahwa permohonan tersebut datang langsung dari pihak tersangka bersama kuasa hukumnya. Polisi kini tengah memproses permohonan tersebut sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.
“Memang betul, salah satu tersangka RHS (Rismon Hasiholan Sianipar) bersama dengan pengacaranya, hari ini datang ke kami mempertanyakan perkembangan surat yang pernah diajukan oleh yang bersangkutan,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin, Rabu (11/3/2026).
Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan bahwa surat permohonan fasilitasi RJ tersebut sebenarnya sudah masuk ke meja penyidik sejak satu minggu yang lalu.
Kehadiran Rismon ke Polda Metro Jaya belakangan ini bertujuan untuk memastikan sejauh mana progres dari permohonan damai tersebut.
“Jadi beberapa hari yang lalu atau seminggu yang lalu, saudara RHS bersama pengacaranya menyampaikan permohonan fasilitasi restorative justice kepada penyidik,” sambung dia.
Baca Juga: Rismon Ikut Jejak Eggi Sudjana Ajukan RJ di Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tak Mundur 0,1 Persen!
Penyidik Polda Metro Jaya menegaskan posisi mereka sebagai fasilitator dalam menanggapi keinginan tersangka. Polisi menggarisbawahi bahwa langkah RJ ini diambil oleh Rismon atas dasar kesadaran pribadi, meskipun di luar sana beredar spekulasi mengenai adanya tekanan politik atau intimidasi.
“Dan hari ini saudara RHS dengan lawyernya datang ke kami untuk menanyakan perkembangan permohonan RJ yang diajukan oleh RHS dengan kesadarannya,” jelas dia.
Tag
Berita Terkait
-
Rismon Ikut Jejak Eggi Sudjana Ajukan RJ di Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tak Mundur 0,1 Persen!
-
Ikuti Jejak Eggi Sudjana, Tersangka Rismon Ajukan Restorative Justice di Kasus Ijazah Jokowi
-
Mengapa KPU Tak Verifikasi Keaslian Ijazah Jokowi Saat Pilpres 2014?
-
Pengakuan Bonatua Silalahi, Dibujuk dan Dirayu Saat Minta Ijazah Jokowi Dibuka ke Publik
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Akhirnya Dirilis, Drama Berjilid-jilid Segera Berakhir?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot