News / Internasional
Selasa, 24 Maret 2026 | 18:05 WIB
Ilustrasi sejumlah warga Palestina beragama Islam dan Kristen dilarang masuk ke banker (X)
Baca 10 detik
  • Ketegangan di Arad muncul akibat bunker publik dialihfungsikan menjadi tempat ibadah, melanggar fungsi perlindungan darurat.
  • Warga mengeluhkan bunker tidak layak dan tidak aman karena penuh perabot, sementara otoritas mengklaim bunker pribadi tersedia.
  • Serangan rudal Iran memicu sirene di Israel; ledakan terdengar di Tel Aviv, melukai enam orang dan merusak properti.

Ledakan terdengar di Tel Aviv akibat intersepsi sistem pertahanan udara.

Polisi Israel melaporkan sedikitnya enam orang terluka, sementara sebuah munisi dengan sekitar 100 kilogram bahan peledak menghantam area permukiman dan merusak bangunan serta kendaraan.

Melansir dari laporan Dailymail, erangan juga menyasar kota Eilat, Dimona, dan Yeruham. Warga di sekitar Yerusalem melaporkan dentuman keras sepanjang malam.

Sumber Iran sebelumnya memperingatkan akan ada peristiwa khusus yang menghapus harapan negosiasi dari benak para agresor.

Pernyataan itu disampaikan melalui media pemerintah dan menjadi sinyal eskalasi lanjutan.

Di sisi lain, Trump bersikeras bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan positif.

“Kami melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif untuk menyelesaikan konflik secara total,” tulisnya.

Kontributor: Azka Putra

Baca Juga: Ucapan Trump Dibayar Kepulan Asap oleh Iran: Tel Aviv Hancur, Warga Panik

Load More