News / Internasional
Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB
Dunia keuangan dikejutkan oleh transaksi mencurigakan yang terjadi sesaat sebelum Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan jeda serangan terhadap Iran. [Inc. Magazine]
Baca 10 detik
  • Transaksi mencurigakan besar terjadi sebelum Trump mengumumkan jeda serangan, menghasilkan potensi keuntungan $40–50 juta bagi trader misterius.
  • Perdagangan melibatkan kontrak minyak dan S&P futures senilai total $2,76 miliar, terjadi sesaat sebelum pengumuman resmi Trump dirilis.
  • Kejadian ini memicu dorongan penyelidikan Wall Street mengenai kemungkinan *insider trading*, meskipun Gedung Putih menolak tuduhan tersebut.

“Algoritma bisa membaca pola dan memprediksi potensi kabar positif,” jelas Khouw.

Reaksi keras datang dari kalangan politikus AS dan Inggris.

Senator AS Chris Murphy menyebut situasi ini sebagai skandal besar.

“Siapa yang terlibat? Trump? Keluarganya? Ini korupsi yang mencengangkan,” tegasnya.

Sementara itu, politisi Inggris John Glen meminta penyelidikan menyeluruh.

“Ini terlihat sangat tidak biasa. Sangat menjijikkan jika ada yang mengambil keuntungan dari perang,” katanya.

Pakar pasar juga memperingatkan dampak jangka panjang terhadap kepercayaan investor.

“Pasar hanya bekerja jika semua pihak memiliki akses informasi yang sama. Jika tidak, kepercayaan bisa runtuh,” ujar seorang analis pasar.

Baca Juga: Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung

Load More